Kota Semarang Turun Jadi PPKM Level 2, Bioskop dan Car Free Day Boleh Buka

ABOUTSEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyambut baik Kota Semarang turun ke Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.

Penurunan level 2 ini juga diikuti wilayah aglomerasi Semarang Raya seperti Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak dan Kabupaten Demak.

Menurut Hendi sapaan akrabnya, turunnya level Semarang Raya karena memang dipengaruhi berbagai hal seperti positif rate, BOR, pertumbuhan penderita hingga angka kematian.

“Kami sampaikan terimakasih pada warga kota Semarang, semua jajaran pemerintahan dan masyarakat aglomerasi yang meliputi Semarang Raya yang mau berdisiplin prokes dan mematuhi aturan yang ada sehingga Semarang bisa masuk ke level 2, karena tanpa kerjasama kita semua maka penurunan ini tidak bisa terjadi,” kata Hendi, dalam Konferensi Pers di Balai Kota Semarang, Selasa (31/8).

Hendi menjelaskan sesuai dengan Instruksi Mendagri No. 38 Tahun 2021, beberapa kelonggaran akan diberlakukan pada kota yang masuk dalam level 2, salah satunya pembukaan Bioskop.

BACA JUGA : Presiden Jokowi Umumkan Perpanjangan PPKM Jawa Bali Hingga 6 September, Semarang Raya ke Level 2

“Bioskop sangat dimungkinkan (buka) dengan kapasitas 30 persen karena memang tempat hiburan sudah boleh buka, namun hingga hari ini kota Semarang belum membuka bioskop, nanti kita diskusikan lagi dengan pihak terkait,” terang Hendi.

Sedangkan untuk aktivitas Car Free Day, Hendi menyebut kemungkinan juga akan bisa digelar dengan pengawasan yang ketat. Pasalnya, fasilitas umum seperti sarana olahraga juga sudah dibuka dengan batasan-batasan.

“Meski sudah masuk level 2, namun kita tetap harus menjaga protokol kesehatan karena memang pandemi ini belum berakhir,” pesannya.

Untuk sarana transportasi, Hendi menyebut sudah dapat melayani dengan kapasitas 100 persen. Namun untuk kota Semarang justru hanya akan memberlakukan kapasitas maksimal dalam transportasi umum sebanyak 75 persen.

“Disisi transportasi kita ubah, kalau level 2 bisa 100 persen kapasitasnya tapi dalam Perwal yang baru saja ditandatangani untuk transportasi kita buat maksimal 75 persen,” jelasnya.

Sektor pariwisata dan hiburan, kapasitas pengunjung dibulatkan menjadi 30 persen dengan jam buka diperpanjang hingga pukul 21.00 dengan mewajibkan pengunjung yang sudah tervaksin dan tercatat dalam aplikasi peduli lindungi.

“Dalam Inmendagri yang baru ada sedikit perubahan untuk mal tidak ada batasan umurnya yang boleh masuk, tapi yang penting sudah divaksin dan kapasitasnya dari 25 persen naik menjadi 50 persen,” bebernya.

Sedang untuk aktivitas kuliner mulai dari resto, cafe hingga PKL dalam level 2 ini bisa buka hingga pukul 21.00.

“Jika di supermarket, tempat ibadah tadinya kapasitas 50 persen sekarang bisa 75 persen. Pasar tradisional maksimal jam 18.00 dengan kapasitas 75 persen,” imbuhnya.

Sebelumnya, PPKM Jawa Bali diperpanjang oleh Presiden Joko Widodo mulai Selasa (31/8) hingga Senin (6/9). Dalam kelanjutan PPKM ini Kota Semarang menjadi satu-satunya Ibu kota Provinsi yang turun ke Level 2.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan