Kronologi Fissilmi Hamida Penulis Asal Yogyakarta yang Dianggap Arogan dan Suka Plagiat Hingga Report Akun Jualan Milik Sarah Amelia

ABOUTSEMARANG – Penulis novel Fissilmi Hamida atau yang akrab disapa Mimi, trending di Twitter saat ini. Fissilmi viral karena perbuatannya di masa lalu mencuat di media sosial, ia juga dianggap arogan oleh penggemarnya.

Saat ini Fissilmi Hamida telah menutup akun media sosialnya usai konflik report akun jualan Sarah Amelia viral di Twitter. Sarah Amelia sebelumnya merupakan penggemar mimi namun sikap tidak baik. Warganet pun sangat menyayangkan perilaku penulis asal Yogyakarta ini.

Kronologi

Awalnya, Sarah Amelia adalah pembaca setia dari Fissilmi Hamida. Lantas, saat mengutip tulisan Hamida, penulis asal Jogja tersebut mengkampanyekan ke penggemarnya agar mereport akun Sarah.

Akhirnya, akun Facebook Sarah Amelia hilang dan kegiatan jual-beli online Sarah di Facebook terhenti. Akun bisnis Sarah Amelia yang hilang membuatnya tak bisa membiayai suaminya berobat usai kecelakaan.

Baca Juga : Selebgram Laura Anna Meninggal Dunia, Shandy: Uda ga sedih lagi

Tahukan kamu wahai perempuan cerdas? Ulahmu membuat saya ga bisa lagi cari nafkah di media sosial. Ulahmu membuat saya harus mengembalikan uang konsumen. Ulahmu membuat akun bank saya diblokir krn beberapa konsumen melaporkan saya sebagai penipu. Ulahmu membuat saya ga bisa membiayai suami saya berobat setelah jatuh dari lantai 2 rumah yg dia bangun.” tulis Sarah Amelia di akun Facebook baru yang diposting di grup Komunitas Bisa Menulis.

Sarah Amelia pun baru berani mengatakan kegusarannya ini setahun usai kematian suaminya.

Saya menyalahkan diri saya sendiri krn menyalin tulisan kamu dan berujung dgn hilangnya akun saya. Satu tahun lebih saya menyimpan trauma dan benar benar hengkang dari media sosial,” ucap Sarah.

Namun, ketika Sarah Amelia menelusuri karya Fissilmi Hamida, ternyata mimi disebut menyalin tulisan orang dan menjadikannya sebuah buku atas nama Fissilmi Hamida. Mimi disebut plagiat dan mencuri tulisan orang, dimana tulisan tersebut diakui menjadi kayanya sendiri.

Sejumlah akun Twitter mengomentari konflik Fissilmi Hamida dengan Sarah Amelia. Dan menyayangkan sikap penulis asal Yogyakarta ini.

“Sayang banget ya orangnya tutup akun, biasanya kalau ada kayak gini langsung buat cuitan di wall pribadi, ngatain netizen upil2 segala. Padahal yang asli upil die, angkuh, arogan selalu merasa benar, setiap salah minta dimaklumi tanpa ada kata maaf,” tulis akun @ek**.

“Setau aku setiap ada kasus dia selalu tutup akun sementara. Nanti begitu kasusnya mereda dia buka akun lagi, aku sering kepoin akunnya, emang orangnya over. Selalu merasa benar, selalu merasa pintar,” kata akun @de**.

Diketahui, saat ini Fissilmi Hamida tinggal di Inggris dan tidak pernah aktif atau memunculkan dirinya lagi di sosial media. Salah satu karya novel milik Fissilmi Hamida dengan judul ‘Canting’ juga disebut plagiat dari novel berjudul Dahlia milik Maria A. Sardjono. Sebuah cerita romansa dengan tokoh utama bernama Sekar dan Hadi yang mengisahkan keharmonisan rumah tangga Sekar dan Hadi ketika kedatangan Ajeng, teman lama Hadi. Setting tempat dari cerita tersebut adalah Yogyakarta. ***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan