Kronologi Novia Widyasari Diperkosa Randy Hingga Diminta Gugurkan Kandungan

ABOUTSEMARANG – Kasus Novia Widyasari, mahasiswi yang meninggal bunuh diri di makam ayahnya di Mojokerto semakin terkuak.

Novia Widyasari Rahayu, Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Brawijaya ini ditemukan tewas bunuh diri minum racun sianida diduga karena latar belakang asmara.

Novia Widyasari diduga mengalami depresi berat karena pacar dan keluarga pacarnya tidak mau bertanggung jawab atas kehamilannya yang sudah beranjak 4 bulan.

Menurut sumber yang mengaku teman dekat Novia Widyasari dalam cuitannya di Twitter @belawsz, 3 Desember 2021 dia terakhir kontak dengan Novia Widyasari tanggal 1 Oktober 2021 lalu.

Dia mengatakan bahwa temannya itu memang bunuh diri, tapi bukan karena ditinggal meninggal oleh ayahnya melainkan karena depresi.

Kronologi lebih rinci diceritakan sahabat Novi Widyasari lainnya sebut saja AN, dia menceritakan semua kronologinya.

Diawali sebuah kejadian Novi Widyasari dibawa ke penginapan oleh Randy, pacar Novi Widyasari, di penginapan itu dia dipaksa minum obat itu.

BACA JUGA: Ibu Almarhumah Novia Widyasari Minta Kasus Kematian Anaknya Tidak Dibesar-besarkan

Setelah minum obat Novi merasa ngantuk dan tertidur, ternyata saat Novi tertidur itu, Randy memperkosa Novi.

Setelah 4 bulan berlalu, ternyata Novi hamil menyadari dirinya hamil, Novi langsung mencari Randy.

Randy mengetahui hal itu langsung membujuk agar Novi mau menggugurkan kandungannya.

Novi menolak, dia minta pertanggung jawaban dari Randy hingga pada akhirnya tidak ada kejelasan dari Randy, Novia memutuskan melaporkan kepada orang tuanya.

Korban akhirnya diajak makan bersama dengan kedua orang tua Randy.

Saat itu keluarga Randy mengatakan bahwa mereka mau bertanggung jawab dan mengajak Novi untuk menemui orang tuanya.

Namun setiba di rumah Novi, perkataan orang tua Novi berbeda, intinya orang tua Randy menolak untuk menikahkan dalam waktu dekat karena kakaknya Randy belum menikah dan masih baru menjadi Polisi.

Saat itu keluarga Novi yang masih belum mengetahui perihal kehamilan Novi kaget dan tidak mengetahui apa maksud yang dibicarakan orang tua Randy.

Akhirnya mereka pulang tanpa ada keputusan apapun dari dua keluarga itu.

Keesokan harinya rumah Novi seakan kena teror, tiba-tiba ada suara seperti bom, tapi cuma suara saja dan lampu tiba-tiba mati hanya di rumah Novi saja sedangkan di rumah tetangganya tidak. Teror itu dirasakan keluarganya beberapa hari.

Setelah selang hari, akhirnya suatu hari Randy menghubungi Novi ingin mengajak dia jalan-jalan.

Di dalam mobil, Randy menyuruh Novi untuk meminum beberapa butir pil. Novi sempat menolak, karena dipaksa oleh Randy akhirnya Novi meminumnya.

Selang beberapa jam, dia mengeluh perutnya sakit lalu dia berlari ke toilet dan ternyata banyak darah yang keluar.

Novi menyadari bahwa obat itu adalah obat aborsi, janinnya keluar.

Novi sempat cerita semuanya ke orang tuanya, dia malah dimaki-maki oleh pamannya membuat malu keluarga.

Setiap hari dia diancam ingin dibunuh karena mempermalukan keluarga.

Akhirnya korban nekat membeli sianida dari toko online dan menurut AN dia baru menerima kabar bahwa Novi Widyasari meninggal bunuh diri di dekat makam ayahnya dari sebuah berita.*

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan