Kronologi Pasutri di Pasuruan Jadi Korban HP Meledak saat Dicas Hingga Alami Luka Bakar 80%

ABOUTSEMARANG – Suara ledakan terjadi di sebuah rumah lantai dua di Lingkungan Tretes, Kelurahan/Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Ledakan itu rupanya berasal dari hp (handphone) yang diduga terlalu panas saat dicas kemudian muncul percikan api.

Akibatnya rumah milik pasangan suami istri, Dimas Anggi (31) dan Dela Anggi Puspita Dewi (26) habis hangus terbakar. Keduanya mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Namun bahas, sang istri, Dela Anggi Puspita Dewi (26) dinyatakan meninggal saat menjalani perawatan medis pada Minggu (11/12), sementara sang suami masih dalam kondisi kritis.

Kronologi kejadian

Kanit Reskrim Polsek Prigen Iptu M Zahari membenarkan kejadian kebakaran itu.

Menurutnya, kebakaran itu terjadi pada Sabtu sekitar pukul 22.15 WIB.

“Mulanya, warga setempat yang tengah nonton pertandingan bola di pos ronda dikagetkan dengan suara ledakan keras dari lantai dua rumah korban,” ungkapnya, Selasa (13/12).

Suara ledakan itu disusul adanya nyala api yang makin membesar dari dalam rumah.

“Warga lalu mendobrak pintu masuk dengan maksud menyelamatkan pemilik rumah,” ujarnya.

Setelah pintu rumah berhasil terbuka, warga melihat Dimas Angga bersama istrinya berusaha turun dari lantai 2 dengan kondisi tubuh terbakar.

“Kedua korban itu pun segera dievakuasi warga keluar rumah dan dialarikan ke rumah sakit terdekat,” jelasnya.

Menurut Zainuri, kedua korban mengalami luka bakar hampir 80 persen di tubuhnya sehingga harus dirujuk ke RSSA Malang.

Berdasarkan penyelidikan sementara, diduga kebakaran terjadi akibat korsleting yang mengakibatkan ponsel milik korban meledak saat diisi daya baterai.

BACA JUGA :   Balai Kota Bandung Kebakaran, Polisi Amankan Seorang Pria Berjaket Hitam

“Korban juga mengaku saat diisi daya baterai sambil dipakai sehingga kemungkinan panas, kemudian meledak bersamaan dengan korsleting listrik,” ujarnya.

Proses pemadam kebakaran sempat terkendala akibat mobil pemadam kebakaran Kabupaten Pasuruan tidak dapat mengakses area tempat kejadian perkara (TKP) karena jalan gang sempit.

“Api bisa dipadamkan oleh warga sekitar dengan alat seadanya, dan berhasil padam sekitar pukul 23.30 WIB,” pungkasnya.

(atn)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan