Kronologi Pemuda di Semarang Terkena Luka Bacok usai Bangunkan Sahur

ABOUTSEMARANG – Satu orang mengalami luka akibat benda tajam setelah mengadakan sahur dan terlibat dalam insiden kekerasan di Semarang. Korban akhirnya harus menjalani prosedur penjahitan sebanyak enam kali di bagian dahinya.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Kawi V, Wilayah Wonotingal, Candisari, Semarang. Pada saat itu, Raul Saputra (20 tahun) dan rekan-rekannya tengah melaksanakan tugas membangunkan warga untuk sahur. Namun, situasi berubah tiba-tiba ketika mereka bertemu dengan sekelompok individu yang menyebabkan kejadian tersebut.

“Mereka sedang membangunkan warga sekitar dengan suara ‘sahur, sahur, sahur’. Tapi sampai di Jalan Kawi V bertemu dengan segerombolan orang yang tidak dikenal,” kata Kapolsek Candisari, Iptu Handri Kristanto.

Ketika berjumpa dengan kelompok lain, situasi berubah menjadi baku hantam menggunakan sarung atau senjata tajam sederhana. Namun, di tengah kekacauan, seorang individu tiba-tiba muncul dengan membawa celurit dan melukai kepala salah satu korban.

“Terjadi ‘perang sarung’ kemudian korban terjatuh dan dibacok dengan menggunakan sebilah celurit sebanyak satu kali kemudian pelaku melarikan diri,” jelas Handri.

“Luka robek di bagian dahi sebelah kanan,enam jahitan,” imbuhnya.

Korban telah memberikan laporan kepada Polsek Candisari, dan saat ini peristiwa tersebut sedang ditangani oleh Satuan Reskrim Polrestabes Semarang. Berdasarkan informasi yang beredar, beberapa orang telah diamankan untuk dimintai keterangan mengenai kejadian tersebut.

“Iya, sudah diamankan dua orang, sekarang dalam proses pemeriksaan penyidik,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andika Dharma Sana.***

Sharing:

BACA JUGA :   Happy Weekend! Cek Jadwal Bioskop Semarang Hari Ini, Sabtu, 18 Mei 2024

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan