Lampu Merah Kota Semarang Akan Dilengkapi Pendingin Udara Senilai Rp 35 Juta

ABOUTSEMARANG – Lampu lalu lintas atau lampu merah di sekitar Kota Semarang akan dipasang alat penyemprot air/sprayer otomatis. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana melakukan uji coba di sejumlah titik terutama jalan protokol.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menjelaskan fungsi alat penyemprot air otomatis ini untuk mendinginkan suhu udara panas saat pengguna jalan berhenti di jalan belakang lampu merah Kota Semarang.

”Alat ini akan menyala di sekitar lampu lalu-lintas. Kemudian menyemprotkan rintik air. Harapannya bisa membuat pengendara yang menunggu giliran di belakang tanda lampu lalu-lintas bisa merasa adem,” jelas Hendi sapaan akrab Wali Kota kepada wartawan saat menguji alat tersebut, Senin (2/8).

Hendi juga menyebut pihaknya akan menguji coba satu alat terlebih dahulu sambil menunggu teknis di lapangan dan respons masyarakat.

BACA JUGA: Stok Vaksin Menipis di Kota Semarang, Hendi Pegang Ucapan Presiden Jokowi

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali menambahkan, alat tersebut akan ditempatkan di lampu merah di sekitar Mal Paragon Jalan Pemuda.

”Satu titik di pasang dekat Paragon, satunya lagi akan ditempatkan di Kawasan Kota Lama. Tapi ini satu dahulu yang dipasang,” jelasnya.

Ditambahkan Ali, untuk pemasangan berikutnya akan melihat perkembangan dan respons masyarakat. Sedangkan anggaran untuk pengadaan 1 unit alat ini senilai Rp 35 Juta.

”Bila inovasi ini berfungsi baik maka akan ditambah lagi. Agar masyarakat bisa menikmatinya. Untuk nilainya mungkin satu unit berkisar Rp 35 juta. Nilai anggarannya Rp 200 juta. Nah, itu bisa dapat berapa alat dan nanti bagaimana teknis pembeliannya,” katanya.

Dia menjelaskan, alat itu akan menyala bila suhu di atas 28 derajat celcius. Jika suhunya rendah saat sedang hujan maka mesin itu tidak akan menyala. (ard)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan