Larangan Kegiatan Malam 1 Suro, Pemkab Semarang Sebut Berpotensi Timbulkan Kerumuman Massa

ABOUTSEMARANG – Disaat malam 1 suro, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mengeluarkan aturan mengenai pelarangan kegiatan masyarakat dalam menyambut malam 1 Muharram 1443 Hijriah atau yang dikenal sebagai malam 1 suro.

Dalam aturan tersebut semua kegiatan saat malam 1 suro yang menimbulkan kerumuman massa ditiadakan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih menjelaskan mengenai pelarangan kegiatan malam 1 suro itu sebab masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Tidak hanya saat malam 1 suro, Pemkab Semarang juga melarang masyarakat melaksanakan menggelar kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan di malam-malam lainnya.

“Kegiatan malam Suro seperti di Sedang Senjoyo, Tengaran dan tempat lainnya tetap tidak diizinkan. Semua aktifitas yang menimbulkan kerumunan tidak diizinkan,” ujar Dewi Pramuningsih, Senin (9/8).

BACA JUGA: 5 Mitos Malam Satu Suro yang Kerap Dipercaya Masyarakat Jawa

Disisi lain, Dewi juga menyatakan, bahwa semua objek wisata di Kabupaten Semarang hingga saat ini juga masih ditutup sambil menunggu pengumuman selanjutnya.

Menurut Dewi pelarangan kegiatan malam 1 suro ini bagian dari upaya menekan kasus Covid-19 dan mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh virus Corona.

“Objek wisata belum dibuka. Ini untuk mendukung upaya pemerintah dalam menekan kasus dan mencegah penularan Covid-19,” tandasnya.***

Sharing:

BACA JUGA :   Jelang Tahun Baru Islam 2021, Berikut Niat Puasa Muharram dan Amalan Lain

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan