Lurah dan Kades di Jateng Keluhkan Kesemrawutan Data Bansos: Punya Mobil 5 Dapat Bansos

ABOUTSEMARANG – Sejumlah lurah/kades di Kabupaten Klaten mengeluhkan data bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat yang semrawut.

Sejumlah penerima disinyalir tidak memenuhi kriteria. Beberapa penerima merupakan orang kaya, sementara sebagian lainnya merupakan warga yang menerima lebih dari dua bantuan.

Keluhan para lurah/kades itu disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam acara Rembug Desa yang digelar secara virtual, Senin (2/8).

Salah satu kades, Joko Laksono, tampak emosional saat menyampaikan kesemrawutan data bansos di desanya.

“Bansos ki malah marai mumet Pak (Bansos itu bikin pusing, Pak). Kulo ajeng curhat, Pak (Saya mau curhat, Pak), saya mau jujur. Ndak peduli mangke didukani Bu Mensos Risma (Tidak peduli kalau nanti dimarahi Bu Mensos Risma),” kata Joko.

BACA JUGA: Tito Karnavian Cueki Ganjar Saat Kunjungan ke Kendal, Ternyata Begini Ceritanya

Joko mengatakan, Bantuan Sosial Tunai (BST) yang didapat di desanya tidak tepat sasaran. Ada beberapa data penerima yang sudah diverifikasi dan dihapus dari penerima karena dianggap sudah mampu, justru kembali mendapatkan bantuan.

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan