Manfaat dan Efek Samping Transplantasi Rambut yang Dilakukan Anang Hermansyah

ABOUTSEMARANG – Baru-baru ini Anang Hermansyah membagikan foto terbarunya setelah melakukan transplantasi Rambut di Turki.

Melalui unggahan foto Instagramnya, Anang tampak menunjukkan rambut kepalanya yang botak, tak hanya itu ia juga menuliskan keterangan dalam foto terbarunya.

“keren juga ya botak …. hehehehehe yg mau tau aku abis bikin rambut di @now.hairtime baru kali ini aku berani botak karena istriku… botak waktu baby dan sekarang,” tulisnya pada Rabu (5/1/2022).

Menurutnya, ini merupakan kali kedua mencukur rambut botak pada saat bayi dan sekarang. Melalui postingan tersebut, sontak membuat banyak warganet berkomentar terhadap penampilan barunya itu usai menjalani transplantasi rambut.

Baca Juga : Cara Mudah Menggunakan Aplikasi GetContact untuk Lacak Penipu Via Whatsapp

Tak hanya Anang Hermansyah yang melakukan transplantasi rambut, sebelumnya Kevin Aprilio juga pernah melakukan transplantasi rambut di Turki. Lalu bagaimana sebenarnya transplantasi rambut serta efek samping dan besaran biaya yang harus dikeluarkan? Simak informasinya berikut ini.

Apa itu Transplantasi Rambut?

Transplantasi rambut adalah prosedur untuk mengembalikan rambut yang mengalami kebotakan. Istilah transplantasi rambut ini sering disebut sebagai cangkok rambut atau tanam rambut. Tentu dengan transplantasi rambut, seseorang akan dapat mengembalikan rambutnya kembali utuh dan membuat semakin percaya diri saat berpenampilan.

Transplantasi rambut memiliki tiga jenis antara lain sebagai berikut.

1. Follicular Unit Strip Surgery (FUSS)

Metode ini, dokter akan menyayat kulit kepala pasien dan melakukan cangkok ke area yang mengalami kebotakan.

2. Follicular Unit Extraction (FUE)

Metode ini, dokter akan mencukur rambut pasien hingga mencabut folikel rambut. Lalu dokter menanam kembali ke dalam kulit yang mengalami kebotakan.

3. Direct Hair Implantation (DHI)

Ini merupakan metode terbaru dalam melakukan transplantasi rambut yang mirip dengan metode Follicular Unit Extraction (FUE) namun menggunakan Choi Implanter Pen untuk menanam rambut lebih akurat dari sudut dan kedalamannya.

Seseorang akan menjalani transplantasi rambut disesuaikan dengan kondisi kulit kepala. Pasien akan menjalani konsultasi, tes darah dan biopsi oleh dokter untuk mengetahui kelayakan melakukan transplantasi rambut.

Apa Efek Samping dari Transplantasi Rambut?

Melakukan transplantasi rambut tentu memiliki beberapa resiko atau efek samping yang umum terjadi. Dilansir dari Alodokter, resiko efek samping dari transplantasi rambut antara lain seperti pendarahan, munculnya jaringan parut, infeksi pada kulit kepala dan pertumbuhan rambut baru yang tidak beraturan.

Adapun efek samping dari transplantasi rambut berikut ini.

  • Gatal pada kulit kepala
  • Bekas luka jatihan tidak dapat hilang
  • Munculnya keloid pada jahitan
  • Kerontokan rambut

Biaya Transplantasi Rambut

Tarif biaya transplantasi rambut berkisar antara Rp 25 juta hingga Rp 100 juta tergantung dari jumlah helai rambut yang ditanam dan jenis metode transplantasi pada rambut pasien. Dalam kurun waktu 6 hingga 9 bulan, pasien sudah dapat melihat hasil rambut transplantasi. ***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan