Masuk Musim Kemarau, BMKG Jateng Ungkap Daerah-daerah Alami Kekeringan

ABOUTSEMARANG – BMKG Jateng memetakan sejumlah daerah yang mengalami kekeringan atau fenomena hari tanpa hujan.

Hasil pantauan BMKG Jawa Tengah menunjukkan, sebagian besar wilayah Jateng masuk kriteria menengah. Daerah dengan kriteria ini tidak mengalami hujan selama 11-20 hari.

Kasi Data dan Informasi, Stasiun Klimatologi Semarang BMKG Jateng, Iis Widya Harmoko menyebut kriteria sangat panjang (31-60 hari tanpa hujan) terjadi di beberapa wilayah seperti Wonogiri, Purworejo, Magelang, Kendal, dan Rembang.

Sebagian kecil wilayah di Kabupaten Rembang dan Wonogiri bahkan mengalami kekeringan dengan kategkgori ekstrem atau lebih dari 60 hari tanpa hujan.

Sementara itu, analisis curah hujan pada akhir Agustus (dasarian III) memperlihatkan sebagian besar wilayah Jateng masuk kategori rendah (0-55 milimeter per dasarian).

Begitu juga pada awal September (dasarian I), sebagian besar wilayah Jateng diprakirakan masih masuk kriteria rendah. Pengecualian daerah Wonosobo, Magelang, Purworejo, Kebumen dan Banjarnegara.

BACA JUGA: Warga Rasakan Cuaca Panas di Kota Semarang, BMKG Ungkap Penyebabnya

“Curah hujan dengan kriteria menengah (51-150 milimeter per dasarian) terjadi di sebagian wilayah Batang, Pekalongan, Grobogan, Pati, dan Demak,” sebut Iis dikutip Suara Merdeka, baru-baru ini.

Namun, pada awal Oktober mendatang, beberapa daerah di Jateng memasuki kriteria menengah (51-75 milimeter per dasarian) seperti Banjarnegara, Wonosobo, Magelang serta sebagian wilayah di Purworejo, Kebumen, Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Pekalongan, Temanggung, dan Boyolali.

Iis menambahkan, cuaca panas yang terjadi belakangan ini juga disebabkan adanya fenomena gerak semu matahari. Fenomena ini merupakan peristiwa biasa yang terjadi setiap tahun.

BACA JUGA :   Cek! Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya Hari Ini 21 September 2022, Hujan Ringan Diprediksi Turun

Suhu udara tahun ini menurutnya tidak sepanas pada 2019 lalu, yang mencapai 39 derajat Celsius di Kota Semarang. Tahun ini suhu terpanas terpantau terjadi pada 29 Agustus 2021 lalu (35,2 derajat Celsius).

Puncaknya diprediksi terjadi pada Oktober mendatang. Sedangkan pada Agustus hingga September ini, diprediksi berkisar antara 30-35 derajat Celsius.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan