Menag Keluarkan Panduan Prokes Saat Rayakan Imlek Cegah Penyebaran Omicron

ABOUTSEMARANG – Dalam perayaan Imlek tahun ini, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mewanti-wanti masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Hal ini karena situasi pandemi Covid-19 di Indonesia masih perlu kewaspadaan dari semua pihak.

“Pandemi hingga hari ini belum berhenti. Apalagi dengan terus melonjaknya kasus penularan lokal varian Omicron saat ini sudah seharusnya menjadikan kita makin berhati-hati,” kata Yaqut.

Dirinya mengimbau agar perayaan imlek tahun ini dengan kesederhanaan dan jalankan prokes tanpa mereduksi maknanya.

Baca Juga : Tega! Ayah di Pekanbaru Bakar 2 Anak Kandung Karena Masalah Ini

Sebagai panduan prokes pada perayaan Imlek, Yaqut telah menyetujui Surat Edaran No SE 02 Tahun 2022 pada 25 Januari 2022.

Ia meminta agar SE itu benar-benar dijalankan karena bertujuan memberikan rasa aman kepada umat Khonghucu dan masyarakat luas.

“Mari saling mengingatkan akan pentingnya menjaga prokes ini di berbagai kondisi termasuk saat merayakan Imlek,” katanya.

Menurut Yaqut, prokes secara ketat harus dilakukan dalam setiap rangkaian ibadah. Baik persembahyangan Er Shi Sheng An (Hari Persaudaraan), Persembahyangan Chu Xi (Akhir Tahun), Persembahyangan Hari Raya Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili, Persembahyangan Jing Tian Gong (kepada Tian/Tuhan), maupun Persembahyangan Shang Yuan/Yuanxiao/Cap Go Meh.

Berdasarkan SE No SE 02 Tahun 2022, pelaksanaan Hari Raya Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili pada prinsipnya dapat dilaksanakan di semua kelenteng/miao/litang/xuetang dengan catatan harus digelar secara terbatas, maksimal 10 persen atau sesuai level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM daerah), dari kapasitas tempat perayaan.

BACA JUGA :   Belum Vaksin Kedua Lewat dari 6 Bulan, Kemenkes : Wajib Ulang dari Awal

Kemudian umat tidak dianjurkan untuk keluar kota dan/atau mudik. Kementerian Agama juga meminta agar Imlek di tengah suasana pandemi covid-19 saat ini dirayakan dengan sederhana dan terbatas serta menghindari keramaian dan kebiasaan kumpul keluarga dalam jumlah besar.

Kegiatan perayaan juga wajib dikoordinasikan dengan Satuan Tugas covid-19 di lingkungan masing-masing. (ard)

Baca Juga : Delapan Pemain Timnas Indonesia Ternyata Positif Covid-19, Shin Tae-yong Bilang Begini

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan