Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi Sumber Probiotik

ABOUTSEMARANG – Apakah Anda sering mengkonsumsi teh? Pernahkah Anda mendengar atau mencicipi teh kombucha? Cobalah mulai mengkonsumsi teh kombucha yang lebih sehat.

Bahan dasar teh sangat beragam, mulai dari teh yang berbahan dasar daun, bunga, hingga jamur seperti teh yang satu ini. Simak definisi, manfaat, hingga efek sampingnya.

Apa itu Kombucha?

Kombucha merupakan minuman teh fermentasi yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Selain itu, kombucha memiliki rasa segar dengan sensasi asam yang khas.

Baca Juga : Santapan Hangat Saat Hujan, Resep Bakmi Jawa Khas Yogyakarta

Kombucha dikenal sebagai minuman sehat. Salah satu khasiatnya yang paling dicari adalah memperlancar pencernaan.

Proses fermentasi kombucha menggunakan campuran jamur dan bakteri yang disebut SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast). Kadang disebut juga bibit kombucha atau jamur kombucha.

Banyak yang menyebut teh ini sebagai teh jamur karena teh ini dibiarkan ‘menjamur’ dulu selama proses pembuatannya. Waktu yang diperlukan untuk fermentasi teh ini yaitu sekitar 8 – 12 hari pada suhu dingin antara 18 – 2 derajat Celsius.

Pada lingkungan dengan suhu lebih dingin, fermentasi akan berlangsung lebih cepat. Lama fermentasi akan mempengaruhi kualitas fisik, kandungan, dan rasa teh. Teh ini dengan sebesar 400 ml mengandung total energi sebanyak 60 kalori.

Proses fermentasi menjadikan minuman ini mengandung berbagai zat seperti asam asetat, folat, asam amino esensial, vitamin B, vitamin C, serta alkohol.

Apa Manfaat Mengkonsumsi Kombucha?

Dilansir dari artikel yang dipublikasikan di Journal of Chemistry, kombucha adalah sumber probiotik yang baik, karena minuman ini mengandung mikroorganisme baik yang dapat membantu menjaga keseimbangan microflora usus.

Sementara menurut artikel kesehatan Healthline, kombucha memiliki beberapa kelebihan. Berikut ini beberapa di antaranya.

  • Sebagai sumber antioksidan setara teh hijau
  • Mengandung asam asetat yang mampu membunuh mikroorganisme berpotensi membahayakan
  • Mengatur kadar kolesterol
  • Menurunkan kadar gula darah dengan mencerna karbohidrat secara perlahan
  • Meningkatkan fungsi hati
  • Meningkatkan fungsi ginjal
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Mencegah kanker

Apa Efek Samping Mengkonsumsi Kombucha?

Walaupun beberapa kelompok mengatakan teh ini berdampak baik untuk kesehatan, di lain sisi, meminumnya ternyata dapat menimbulkan berbagi dampak kurang baik untuk tubuh seperti sakit perut, infeksi, hingga reaksi alergi.

Sementara itu, pada orang yang sensitif serta sistem pertahanan tubuhnya rendah, seperti penderita HIV/AIDS, mengonsumsi teh ini akan semakin membuat pertahanan tubuhnya menurun akibat terinfeksi bakteri.

Penikmat teh jenis ini harus diperhatikan dan diawasi untuk penderita penyakit tertentu, seperti penderita diabetes, alkoholism, dan sindrom iritasi usus.

Pada penderita diabetes, mengonsumsi teh jenis ini bisa mempengaruhi gula darah, hingga menyebabkan penurunan kadar gula darah dalam tubuh (hipoglikemia).

Teh kombucha juga tidak cocok jika dikonsumsi orang yang sedang mengalami penyakit diare dan penderita sindrom iritasi usus besar (IBS), karena teh ini mengandung kafein yang cukup banyak dan hal ini dapat memperparah gejala yang ada. ***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan