Mobilitas Warga Turun 25 Persen, Dishub Kota Semarang Akan Tambah Penutupan Ruas Jalan

ABOUTSEMARANG – Dinas Perhubungan Kota Semarang mencatat mobilitas warga Kota Semarang sudah turun hingga 25 persen selama tujuh hari pelaksanaan PPKM Darurat.

Penurunan mobilitas warga ini setelah pemberlakukan penutupan 18 ruas jalan vital di Kota Semarang.

“Kami berharap penurunan angka ini akan terus berjalan hingga tanggal 20 Juli nanti,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P. Martanto saat ditemui wartawan, Jumat (9/7).

Penutupan 18 ruas jalan yang dilakukan Dishub ini berkaca pada penutupan jalan yang dilakukan pihaknya pada tahun 2020 lalu yang memiliki imbas positif.

“Kita belajar dari tahun lalu kita tutup 13 ruas jalan dan tingkat penurunannya hampir zero waktu itu dan kali ini penutupan kami tambah makanya kami optimis Covid ini angkanya segera turun,” papar Endro.

Endro mengatakan ada beberapa ruas jalan baru yang masuk dalam penutupan dalam PPKM Darurat seperti di Jalan Sendangmulyo, perbatasan Semarang-Demak tepatnya di pintu air daerah Pucang Gading.

“Untuk daerah barat yakni di Ngaliyan, yang dulunya tidak pernah ditutup sekarang kami tutup, jadi sekiranya punya dampak dan akses ke wilayah perbatasan maka akan kami tutup,” ungkapnya.

Selain itu, Dishub juga bekerjasama dengan Satlantas Semarang untuk melakukan penyekatan langsung yang ada di tiga titik.

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan