Nekat Bermain di Atas dan Pinggir Rel Kereta Api Bisa Kena Pidana

ABOUTSEMARANG – Masyarakat yang melakukan aktivitas di atas maupun di pinggir rel kereta api, misal beraktivitas seusai sahur maupun menunggu saat buka puasa di bulan Ramadhan akan terancam pidana.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan, hal tersebut sudah diatur dalam Undang-undang nomor 23 Tahun 2007 tentang perkeretaapian.

“Masyarakat dilarang berada di jalur kereta api untuk aktivitas apa pun, selain untuk kepentingan operasional kereta api,” katanya dalam siaran pers, Jum’at, 8 April 2022.

Adapun PT KAI menerapkan aturan tersebut karena selain membahayakan diri sendiri, berbagai aktivitas tersebut juga dikhawatirkan membahayakan perjalanan kereta api.

Menurut Krisbiyantoro, pada masa angkutan lebaran ini akan terjadi peningkatan frekuensi perjalanan kereta api.

Oleh sebab itu, perlu adanya kepedulian dan peran serta masyarakat untuk dapat ikut menciptakan keselamatan bersama dan kelancaran perjalanan kereta api.

Selain permasalahan aktivitas masyarakat di sekitar jalur kereta api, hingga saat ini masih terdapat sekitar 46 titik perlintasan sebidang kereta api yang belum dilengkapi palang pintu di wilayah Daop Semarang.

Sementara itu di sepanjang 2022 ini, tercatat sudah 9 kejadian kecelakaan yang melibatkan kereta api di wilayah Daop 4, di mana 7 orang dilaporkan meninggal dunia dalam berbagai kejadian itu.***

Sharing:

BACA JUGA :   Wali Kota Semarang Turut Resmikan Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan