Operasi Patuh Candi di Jawa Tengah Bakal Digelar 10 Juli Mendatang, Ini Pelanggaran yang Disasar

ABOUTSEMARANG – Operasi Patuh Candi bakal kembali digelar oleh Polda Jawa Tengah (Jateng) mulai Senin, 10 Juli 2023 mendatang.

Adapun operasi kepatuhan berlalu lintas tersebut dijadwalkan digelar selama dua pekan tanpa ada razia.

Dirlantas Polda Jateng Kombes Agus Suryo Nugroho menyebut operasi tersebut digelar secara nasional oleh Mabes Polri.

Di Jateng, pihaknya akan menerapkan tilang secara manual dan sistem tilang elektronik atau ETLE.

“Di Jawa Tengah ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) prioritas, tetapi tilang manual juga tetap diberlakukan,” kata Agus dalam keterangannya, Rabu (5/7/2023).

Ada beberapa pelanggaran yang akan disasar selama operasi tersebut. Di antaranya yakni pengendara dan/atau penumpang sepeda motor tanpa helm, menerobos traffic light saat lampu merah, pelanggaran batas kecepatan berkendara, hingga berkendara melawan arus.

“Tol dalam kota kecepatan tak boleh melebihi 80 km/jam, sementara luar kota maksimal 100 km/jam,” jelasnya.

Sebelum digelar, operasi ini juga akan disosialisasikan kepada setiap kalangan masyarakat. Dia menyebut tak akan ada razia dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2023.

“Tidak ada stasioner atau razia (menghentikan semua pengendara di jalan kemudian diperiksa surat-suratnya). Kami harapkan masyarakat patuh, menjaga sopan santun dan penuh etika ketika berkendara, juga tidak lupa membawa surat-surat, termasuk SIM,” pungkasnya.***

Sharing:

BACA JUGA :   Jelang Pelantikan Jabatan Bupati/Wali Kota di Jateng, Ini Daftar Nama Plh!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan