Pabrik Ekstasi Pedurungan Semarang Digrebek, Otak Pelaku Masih Buron

ABOUTSEMARANG – Praktik produksi pil ekstasi yang berada di sebuah rumah di Kota Semarang, Jawa Tengah dan Kabupaten Tangerang, Banten berhasil diungkap kepolisian.

Dalam penggrebekan yang dilakukan di sebuah rumah di daerah Pedurungan Kota Semarang, dua tersangka berhasil ditangkap. Namun otak pelaku masih buron.

“Tugas kami adalah mengembangkan kepada siapa sosok yang memanggil atau memerintah mereka ini, melakukan transaksi sewa-menyewa terkait rumah ini, di mana rumah ini menjadi tenpat produksi ekstasi ini,” kata Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Abiyoso Seno Aji saat konferensi pers di lokasi pabrik ekstasi di wilayah RT 06 RW 08, Palebon, Kecamatan Pedurungan, Semarang, Jumat, 2 Juni 2023.

Untuk kedua tersangka yaitu berinisial MR (25) dan ARD (24) yang merupakan warga Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dalam kasus pabrik ekstasi tersebu MR diketahui berperan sebagai koki atau pencampur bahan. Sedangkan ARD berperan sebagai pencetak ekstasi.

Kepada polisi, keduanya mengaku dikenalkan dengan si otak pelaku oleh teman mereka di Jakarta. Kemudian, MR dan ARD bertemu dengan otak pelaku di Simpang Lima Semarang pada 19 Mei 2023.

“Katanya butuh pekerjaan, makanya dikenalkan dengan aktor yang ada di Semarang. Saya belum bisa mengatakan sosok orang itu apakah orang Semarang, asli Semarang, dan seterusnya. Menurut pengakuan mereka, ketemu dengan aktor tadi juga baru sekali di Simpang Lima karena diundang ke sana,” ujar Abiyoso.

Polisi masih mendalami kasus ini. Pihaknya juga masih melakukan profiling untuk mengungkap siapa otak pelaku di balik pabrik ekstasi yang berhasil memproduksi 10 ribu lebih pil ekstasi dalam waktu sekitar 10 hari.

BACA JUGA :   Besi Penutup Saluran Air di Tlogosari, Semarang Dicuri, Ini Kata Kapolsek Pedurungan

“Aktornya sementara sedang kami profiling, karena menurut pengakuan mereka kan baru ketemu juga baru itu di Simpang Lima,” jelas Abiyoso.

“Yang tidak masuk di logika umum ini kegiatan ilegal, kalau baru kenal sesaat kemudian mau kerja sama ini kan sangat mustahil saya kira. Pasti setidaknya sudah mengenal lebih lama dan aksinya kemarin ketemu di Semarang,” sambungnya.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan