Pandemi Covid-19, Kejurnas Atletik Jateng Terbuka 2021 Batal Digelar

ABOUTSEMARANG – Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jateng Rumini menyatakan kejuaraan nasional kejurnas atletik Jateng Terbuka yang direncanakan 22-24 Juli di Stadion Tri Lomba Juang Mugas, Semarang dibatalkan.

Pembatalan kejurnas atletik Jateng Terbuka ini karena situasi belum kondusif lantaran wabah Covid-19 yang belum terkendali di Indonesia. Terlebih pemerintah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat hingga 20 Juli nanti.

“Kejurnas Atletik Jateng Terbuka batal karena tidak dapat izin lapangan dari Tim Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19. Kalau diundur sampai Agustus, sudah tidak pas periodisasi program latihan. Kami khawatir di PON nanti penampilan pala atlet malah turun. Selain itu, by name atlet yang didaftarkan ke PON terakhir pada Juli ini,” ujar Rumini, Senin (12/7).

Dosen Unnes Semarang itu mengakui semua kecewa atas pembatalan kejurnas atletik jateng terbuka ini. Sebab, beberapa peserta di luar daerah sudah memesan tiket untuk berpartisipasi dalam agenda tahunan nasional ini.

Di samping itu, kejurnas atletik Jateng Terbuka ini bakal dijadikan ajang pemanasan menuju PON yang digelar Oktober tahun ini di Papua. Namun, semua akhirnya memahami karena kondisi pandemi belum sepenuhnya teratasi sehingga wajib patuh pada protokol kesehatan.

Menurut Rumini, kejurnas atletik Jateng Terbuka merupakan agenda tahunan dari PB PASI yang selalu ditunggu para atlet Se-Indonesia. Penyelenggaraan tahun ini rencananya digunakan sebagai tolok ukur terakhir para atlet sebelum tampil di PON.

Pada event ini nantinya juga sebagai salah satu kualifikasi Porprov Jateng 2022. Tahun lalu, kejurnas atletik Jateng Terbuka ini juga dibatalkan lantaran di masa awal pandemi Covid-19.

“Kami berharap para atlet tetap semangat berlatih meski tidak ada pertandingan sama sekali sebelum PON,” tandasnya.

Dia berharap para atlet tetap mempersiapkan diri dan langsung terjun tampil di PON. Periodisasi program harus pas pada bulan ini, atau tiga bulan menjelang PON. Pelatih atletik khusus nomor lempar PON Jateng, Sodiq, mengaku tidak terlalu kecewa atas pembatalan Jateng terbuka.

Para atlet tetap semangat berlatih dan tes prestasi akan dilakukan secara internal pada bulan ini. Tujuannya untuk mengukur prestasi selama latihan. (ard)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan