Pasca Lebaran, 112 Perusahaan Jateng Ketahuan Masih Nyicil THR Pekerja, Disnakertrans Gelar Inspeksi

Abousemarang.Id,- Pemerintah telah menetapkan kebijakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) pekerja sebelum H-7 lebaran.

Meski begitu, hingga H+4 Lebaran masih saja dijumpai oknum perusahaan yang nakal bahkan ketahuan memberikan THR dengan sistem nyicil kepada para pekerjanya.

Salah satunya di wilayah provinsi Jawa Tengah dimana sebanyak 112 perusahaan diketahui masih menyicil THR pekerja, meskipun sudah ada kesepakatan antar kedua belah pihak.
Hal ini tentunya melanggar Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan dan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/- HK.04/IV/2021 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Menyikapi hal ini, pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng di 6 wilayah satuan kerja (satker) akan menindak lanjutinya

Menurut Kepala Disnakertrans Jateng, Sakina Roselasari, di Jateng sendiri ada 1.159 perusahaan yang telah membayar THR sesuai dengan ketentuan. Yakni ketentuan nominal sekali gaji dan waktu pembayarannya.
“Namun ada 112 perusahaan yang membayar THR dengan dicicil. Posko THR juga menerima 99 aduan” katanya, di sela-sela pantauan pembayaran THR di sejumlah perusahaan, beberapa waktu lalu.

Dalam pantauan itu turut hadir, Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah, Abdul Hamid dan Kabid Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Jateng, Mumpuniati.

Sakina menegaskan pihaknya bersama dengan Satwasker akan tetap turun tangan melakukan pemeriksaan, meskipun sudah ada kesepakatan bipatrit perihal THR. Pemeriksaan itu meliputi neraca keuangan perusahaan.
Hal ini bertujuan agar pihaknya bisa memastikan apakah perusahaan tersebut benar-benar kesulitan atau memang sengaja menunda pembayaran THR.

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan