Pegawai KPI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Masih Bekerja, Polisi Periksa 5 Orang

ABOUTSEMARANG – Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Nuning Rodiyah mengatakan terduga pelaku pelecehan seksual masih aktif bekerja.

Nuning menjelaskan, ada 8 terduga pelaku pelecehan seksual di kantornya.

Pihaknya belum bisa memberikan tindakan apa pun pada seluruh terduga pelaku karena masih membutuhkan keterangan lebih lanjut.

“Statusnya mereka adalah pegawai KPI non PNS, mereka masih aktif, karena apa, karena kita belum bisa melakukan tindakan apapun sebelum kita mendapatkan informasi yang lebih lengkap,” kata Nuning saat ditemui di Kantor KPI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (2/9).

Sementara ini, terduga pelaku masih akan menjalani pemeriksaan internal oleh KPI. Meski demikian, Nuning mengatakan tidak menutup kemungkinan akan dijatuhkan sanksi tegas berupa penghentian tetap pada terduga pelaku jika terbukti bersalah.

Berdasarkan Peraturan KPI Nomor 1/KPI/07/2014 tentang Kelembagaan, sanksi pegawai KPI terkait pelanggaran tata tertib dapat berupa sanksi, teguran tertulis, pemberhentian sementara atau pemberhentian tetap.

BACA JUGA: Viral Curhatan Pegawai KPI, Mengaku Buah Zakar Dicoret-coret dan Difoto Pegawai Senior

“Kalau memang terbukti, maka terduga pelaku pasti mendapatkan sanksi. Kalau pun tidak terbukti maka MS tentu kan mendapatkan treatment khusus untuk persoalan ini,” ucap Nuning.

Selain itu, Nuning menegaskan bahwa terduga pelaku akan dinonaktifkan sementara selama proses pemeriksaan oleh internal dan kepolisian agar tidak mengganggu iklim kerja di KPI pusat.

“Kalau terus kita aktifkan di kantor maka bisa jadi terjadi interaksi yang tidak diinginkan dan ketidaknyamanan kerja,” tuturnya.

Sementara itu, polisi memanggil lima orang terlapor di kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan pegawai KPI.

Kelima orang tersebut disebut berperan dalam dugaan pelecehan dan perundungan yang terjadi di kantor KPI Pusat, Jakarta Pusat.

“Kelima terlapor tersebut saat itu masuk ke ruang kerja, kemudian para terlapor langsung pegang badan, kemudian lakukan hal tidak senonoh,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/9).

Peran kelima orang itu diungkap korban saat melapor ke Polres Metro Jakarta Pusat. Kelimanya adalah RM, FP, RE, EO, dan CL. Korban dan terduga pelaku sama-sama berjenis kelamin pria.

Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat telah memanggil kelima orang yang juga pegawai KPI itu untuk dimintai keterangan.

Sedangkan korban berinisial MS sudah memberikan keterangan awal ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Rabu malam (1/9).***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan