Pelaku Begal Payudara di Semarang yang Incar Anak Dibawah Umur Berhasil Ditangkap Korban dan Driver Ojol

ABOUTSEMARANG – Driver ojek online dan korban berhasil menangkap pelaku begal payudara di Semarang.

Berdasarkan keterangan pelaku begal payudara tersebut, ia mengaku selalu mengincar anak di bawah umur untuk menjadi korbannya.

Diketahui pria berinisial SR (40) itu berdalih bahwa dirinya terpengaruh oleh video-video di media sosial.

Dalam konferensi pers yang dilakukan di Mapolrestabes Semarang, pelaku didatangkan dan pada kesempatan tersebut, SR mengakui sudah dua kali melakukan aksi begal payudara tersebut dengan target anak di bawah umur.

Menurut keterangan SR, aksi pertama yang dilakukannya berada tidak jauh dari rumahnya di Sayung, Demak.

“Saya melakukan dua kali, pertama di dekat rumah, Sayung. Hari Minggu kan banyak anak-anak muda naik sepeda,” kata SR di kantor Polrestabes Semarang, Rabu, 14 Desember 2022.

“(Targetnya) Di bawah umur, dia tidak melawan. Ya seneng saja, puas,” imbuhnya.

Sementara itu, SR juga mengatakan bahwa dia melakukan aksi cabul tersebut lantaran terpengaruh oleh banyaknya video-video wanita di media sosial.

SR yang merupakan ayah dua anak ini kemudian melampiaskan hawa nafsunya itu di jalan.

“Karena lihat di aplikasi di handphone. Saya ini sudah punya dua anak, satu menikah satunya sudah meninggal. Istri ini hamil lima bulan,” ujar SR.

Sedangkan untuk aksi kedua yang dilakukannya di Jalan Pedurungan Tengah V, Kota Semarang, Senin, 12 Desember 2022 sekitar pukul 16.00 WIB dan sempat terekam CCTV. Saat itu korban yang baru berusia 14 tahun turun dari angkutan feeder langsung dihampiri pelaku yang naik motor.

BACA JUGA :   Truk Alami Rem Blong di Banyumanik Semarang, Banyak Pengendara Jadi Korban

“Jadi ketika anak ini turun dari angkot sepulang sekolah kemudian tersangka memepet korban modus menanyakan alamat kepada korban. Tersangka tidak melihat di depan ada mas-mas Gojek hampir berpapasan sama dia. Melihat gelagat tersangka yang mencurigakan, ketika melewati mereka, melihat arah spion melihat tersangka meremas payudara korban,” kata Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lumbantoruan.

Pelaku langsung kabur dan driver ojol yang melihat peristiwa itu menghampiri korban. Kemudian driver ojol dan korban yang berboncengan mengejar pelaku. Setelah tertangkap, pelaku diserahkan ke polisi.

Donny menjelaskan, pelaku dijerat pasal tentang tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak yaitu Pasal 76E jo Pasal 82 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukuman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. Denda maksimal Rp 5 miliar,” tegas Donny.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan