Pembuat Hoax PPKM Darurat Diancam Hukuman 12 Tahun Penjara

ABOUTSEMARANG – Polres Brebes menangkap seorang tersangka penyebar berita bohong atau hoax PPM Darurat terkait adanya aksi massa.

Tersangka berinisial MK ini membuat berita bohong atau Hoax PPKM darurat adanya demo di Alun-alun Brebes yang sempat membuat resah masyarakat dan netizen.

Kasus tersebut berawal dari munculnya postingan video unjuk rasa dengan keterangan ‘Situasi Brebes Pada Saat Ini’.

Video demo itu diupload di media sosial (medsos) oleh akun berinisial MK pada Minggu (18/7). Padahal saat itu di Alun-alun Brebes tidak ada aksi unjuk rasa.

Setelah dilakukan pemeriksaan terkait kebenaran tersebut, ternyata video unjuk rasa yang diupload terduga pelaku itu merupakan video lama. Yakni, video unjuk rasa terkait penolakan Undang-undang Cipta Kerja pada tahun 2020 lalu.

Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febrianto saat menggelar konferensi pers menjelaskan jika modus tersangka hoax PPKM darurat ini mengupload situasi demo pada tahun lalu itu. Dan ditambahkan keterangan seolah-olah sebagai kejadian baru.

“Tersangka dengan inisial MK terancam kurungan 12 tahun penjara. Di mana, tersangka dikenakan Pasal 51 Ayat 1 Jo Pasal 35 Undang-undang ITE Tahun 2016,” ujar AKBP Faisal Febrianto, Rabu (21/7).

Selain menangkap tersangka, Polisi juga menangkap tersangka lainnya terkait video tersebut yakni berinisial MI. Namun, untuk tersangka berinisial MI dikenakan tentang Undang-undang Kekarantinaan dan Undang-undang Penanggulangan Wabah Menular, dengan ancaman kurang lebih dua tahun penjara.

“Untuk itu, kami berharap kepada masyarakat untuk tidak mudah terprofokasi terkait adanya ajakan untuk melakukan demo terkait penolakan PPKM Darurat,” pungkasnya. (red/rls)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan