Pemerintah Tetapkan Kalender 2022, Berikut Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama

ABOUTSEMARANG – Kalender 2022 Indonesia sudah ditetapkan pemerintah. Daftar tanggal merah di kalender 2022 menjadi acuan masyarakat untuk merencanakan kegiatan.

Ketentuan kalender 2022 Indonesia tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor No. 963 Tahun 2021, No. 3 Tahun 2021, No. 4 Tahun 2021 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2022.

Pemerintah telah menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama melalui SKB 3 menteri.

Berikut daftar hari libur nasional dan cuti bersama 2022:

Hari Libur Nasional

1 Januari 2022: Tahun Baru Masehi
1 Februari 2022: Tahun Baru Imlek 2537 Kongzili
28 Februari 2022 (Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW)
3 Maret 2022 (Hari Suci Nyepi)
15 April 2022 (Hari Wafat Isa Al Masih)
1 Mei 2022 (Hari Buruh Internasional)
2-3 Mei 2022 (Idul Fitri 1443 H)
16 Mei 2022 (Hari Raya Waisak 2566 BE)
26 Mei 2022 (Kenaikan Isa Al Masih)
1 Juni 2022 (Hari Lahir Pancasila)
9 Juli 2022 (Hari Raya Idul Adha 1443 H)
30 Juli 2022 (Tahun Baru Islam 1444 H)
17 Agustus 2022 (Hari Kemerdekaan RI)
8 Oktober 2022 (Maulid Nabi Muhammad SAW)
25 Desember 2022 (Hari Raya Natal)

Namun, dalam SKB tersebut tidak ditetapkan tanggal cuti bersama pada tahun 2022.

Sementara, penetapan terkait libur nasional dan cuti bersama 2022 sebelumnya sudah disampaikan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: PPKM Level 3 Nataru Batal, ASN Tetap Dilarang Cuti

Menurut Muhadjir, penetapan cuti bersama 2022 masih akan mempertimbangkan kondisi Covid-19 di tanah air.

“Untuk cuti bersama tahun 2022 akan ditetapkan kemudian dengan mempertimbangkan pertimbangkan Covid-19,” kata Menko PMK Muhadjir Effendy dalam konferensi virtual, Rabu (22/9).

Selain itu, penetapan juga mempertimbangkan sisi aspek pariwisata dan perekonomian. Untuk sektor swasta lebih lanjut bakal diatur oleh Kemnaker.

Sementara untuk ASN bakal diatur lebih lanjut oleh KemenPAN-RB.**

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan