Pemkot Semarang Kejar Target Herd Immunity Selama 6 Minggu, Begini Caranya?

ABOUTSEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menargetkan untuk mengejar herd immunity Kota Semarang dengan mempercepat vaksinasi.

Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang menjelaskan jika masyarakat Kota Semarang yang melaksanakan vaksinasi pertama sudah mencapai sekitar 520.000 orang.

Jumlah itu telah mencapai separuh dari target herd immunity atau kekebalan kelompok warga Kota Semarang, yakni sebanyak 1,1 juta orang.

“Dokter Hakam (Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang) laporan ada 520.000 sekian yang sudah v1 atau vaksin pertama. Untuk mencapai herd immunity 1,1 juta orang, ini separuhnya. Untuk itu kami terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi dengan menggandeng banyak pihak,” tutur Hendi saat membuka kegiatan vaksinasi di Universitas Muhammadiyah Semarang, Selasa (13/7).

Hendi mengungkapkan jika kemampuan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Semarang telah tiga kali lipat lebih banyak dari target yang ditetapkan awal, dari 5.000 vaksin per hari menjadi 15.000 vaksin per hari.

Sehingga dengan kemampuan tersebut dibutuhkan waktu 1,5 bulan atau 6 minggu ke depan untuk mengejar herd immunity Kota Semarang, yaitu dengan 600.000 orang lagi tervaksin.

“Kemampuan 8 sentra vaksin di Kota Semarang dan regulernya di 37 Puskesmas setiap hari sekitar 15.000 vaksin. Kalau masih mau mengejar 600.000 lagi ya butuh 1,5 bulan, dengan catatan vaksinnya selalu ada,” terang Hendi.

Hendi pun berharap ada lebih banyak pihak di luar Pemerintah Kota Semarang yang mau berkontribusi untuk meningkatkan kemampuan vaksinasi per hari di ibu kota Jawa Tengah.

Ini dikarenakan dengan lebih banyak pihak yang berpartisipasi mendukung percepatan vaksinasi, Hendi meyakini herd immunity akan lebih cepat tercapai di Kota Semarang.

“Upaya kami salah satunya dengan menggandeng kawan – kawan perguruan tinggi. Maka hari ini saya ucapkan terima kasih kepada UNIMUS, apalagi UNIMUS ini spesial, vaksinnya tidak disuplai dari Kota Semarang, tapi langsung dari Jakarta. Kalau ini dilakukan lebih banyak pihak, maka proses vaksin di Kota Semarang akan semakin cepat,” tekan Hendi. (ard)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan