Pemkot Semarang Siapkan Floating Stage Hingga Wisata Belanja Pasar Johar Saat Rakernas JKPI

ABOUTSEMARANG – Kegiatan JKPI ke 10 ini nantinya akan dipusatkan di Kota Lama Semarang. Tujuannya selain mengenalkan Kota Lama juga akan mengangkat Kota Lama sebagai World Heritage City.

Wali Kota Semarang, Hevearita G. Rahayu mengatakan masing-masing kota/kabupaten nantinya akan membawa ratusan peserta untuk menunjukkan adat dan budaya dari masing-masing daerah.

“Memang ada 78 kota/kabupaten yang ikut, tapi masing-masing bisa bawa ratusan peserta. Seperti Denpasar dan Palembang itu masing-masing membawa 500 peserta,” kata Ita, sapaan akrabnya, saat jumpa media di Kantor Wali Kota Semarang, Selasa (8/8).

Ita mengatakan rangkaian acara JKPI ke 10 ini akan dibuat berbeda dengan rangkaian acara JKPI sebelumnya.

Pasalnya selain ada welcome dinner, seminar internasional, hingga atraksi seni budaya masing-masing daerah, nantinya juga ada kiran budaya mulai dari depan gedung Marba hingga titik Nol Kilometer, Ladies program yang ditujukan untuk istri kepala daerah hingga Floating stage di atas polder tawang.

“Rangkaian kegiatan bermacam-macam. Ada gowes kepala daerah. Nanti ibu-ibu kepala daerah kita ajak ke Pasar Johar untuk membatik, kulineran, membuat lumpia. Yang menarik akan ada panggung diatas polder tawang atau Floating stage. Jadi pertunjukan diatas polder dan penonton di tepinya,” bebernya.

Ita mengatakan hingga saat ini persiapan terus dilakukan termasuk membenahi pasar Johar yang akan dijadikan salah saru jujugan para kepala daerah dalam mengikuti rangkaian acara JKPI.

Pasar Johar dipilih selain karena masuk dalam kawasan Kota Lama, Johar yang menjadi pasar terbesar se Asia Tenggara ini diharapkan bisa dikenal oleh daerah-daerah lain di Indonesia.

BACA JUGA :   Ini Agenda Perayaan Kemerdekaan HUT RI ke-76 di Pemkot Semarang, Tanpa Lomba

“Mereka bisa melihat bangunan bersejarah di Pasar Johar. Ini juga diharapkan bisa menjari multiplier effect dan mampu mendongkrak ekonomi warga. Saat ini masih ditata jadi nanti bisa menjadi destinasi wisata belanja,” bebernya.

Menariknya, dalam rangkaian kegiatan JKPI ke 10 di Kota Semarang, rencananya juga akan dihadiri perwakilan dari UNESCO yang akan melihat langsung warisan budaya di Kota Lama terutama tentang telling storynya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Wing Wiyarso mengatakan Rakernas JKPI kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Pasalnya, ada ide-ide baru termasuk membuat Floating stage yang akan diisi pentas seni budaya yang menampilkan berbagai potensi budaya dan kearifan lokal yang dimiliki oleh seluruh kabupaten kota yang hadir.

“Floating Stage ini salah satu kegiatan bergensi juga selain kirab budaya. Tahun-tahun hanya stage biasa dengan ridging kali ini kita coba ide gila berupa Floating stage di kolam polder tawang,” ungkap Wing.

Selain itu, nantinya kepala-kepala daerah juga akan diajak berkeliling kawasan Semarang Lama menggunakan bis denok kenang untuk mengenalkan potensi budaya di Semarang.

Selain itu juga akan dikenalkan wisata belanja di Pasar Johar yang juga menjadi ikon di area Kota Lama.

“Tanggal 20 Agustus tamu mulai berdatangan. Kita sudah mulai lakukan penjemputan dibeberapa titik kedatangan baik bandara, pelabuhan tanjung mas, stasiun tawang dan terminal Mangkang,” terangnya. (***)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan