Pengangguran Jateng Jadi 1,1 Juta, Pemprov Sediakan Loker ‘E-Makaryo’

ABOUTSEMARANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah menyebut pandemi Covid-19 menyebabkan tingkat pengangguran Jateng fluktuatif.

Jika sebelum pandemi angka pengangguran Jateng sekitar 800 ribu-an, pada tahun 2020 meningkat menjadi 1,2 jutaan orang, dan di triwulan pertama 2021 turun 1,1 juta orang.

“Ini ada PPKM juga, kita melakukan pendekatan hubungan industrial agar tidak ada PHK,” tutur Kepala Disnakertrans Jateng, Sakina Rosellasari, Jumat (6/8).

Namun di tengah pandemi Covid-19 banyak perusahaan padat karya justru membuka lowongan kerja.

Untuk mempermudah akses pencari kerja, Pemprov Jateng menyediakan platform loker online “E-Makaryo”. Di aplikasi ini, tersedia ribuan lowongan kerja untuk jenjang SD hingga sarjana.

“Kita padat karya banyak terkendala, tetapi di sisi lain banyak yang kebanjiran order. Manakala perusahaan di luar negeri seperti Malaysia, Vietnam, dan India lockdown, kita kan masih beroperasi. Kita di sini ada PPKM tetapi sesuai regulasi (protokol kesehatan) entah itu kritikal, esensial, penambahan shiftagar tetap produktif. Di satu sisi justru membuka banyak lowongan pekerjaan,” kata Sakina.

Dia menyebut, cukup dengan mengetik E-Makaryo pada laman pencarian di telepon seluler atau komputer, maka aplikasi ini akan muncul.

BACA JUGA: Pastikan Stok Vaksin Jateng Aman, Ganjar: Antusiasme Masyarakat Sangat Tinggi

Jika tidak, bisa mengetik alamat https://bursakerja.jatengprov.go.id/, kemudian membuat akun dan memilih pekerjaan dengan tingkat pendidikan yang sesuai.

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan