Pengemudi di Semarang Meninggal Dunia di Dalam Mobil Saat Berhenti di Lampu Merah

ABOUTSEMARANG – Seorang pengemudi ditemukan meninggal dunia di dalam mobil di tengah Jalan MT Haryono depan Metro Plaza, Semarang kemarin, Jumat, 7 Oktober 2022.

Adapun diketahui mobil bernopol H-8253-GA berhenti di lajur barat atau arah menuju Pasar Peterongan, Semarang tepat sebelum traffic light.

Menurut saksi mata, mobil itu tetap berhenti padahal kendaraan lain sudah melaju.

“Saya tidak tahu tepatnya jam berapa tapi selepas maghrib. Mobilnya berhenti,” kata salah satu warga, Dody, Jumat, 7 Oktober 2022.

Salah satu pengendara motor, Anggi, mengatakan dirinya sempat terkena macet, kemudian ia melihat mobil pikap itu tidak bergerak meski lampu hijau. Karena penasaran dia memarkirkan motornya dan menghampiri mobil tersebut.

“Jalannya macet, saya lihat (pikap) kok ada orangnya. Terus saya parkir di sana (menunjuk lokasi parkir) saya datangi, bapaknya di dalam sudah begitu,” ujar Anggi.

Saat Anggi datang kondisi kaca mobil terbuka, sedangkan pria di dalamnya duduk lemas dengan kepala sudah miring. Anggi kemudian mencari bantuan dan sempat mengecek nadi di tangan.

“Kaca kebuka. Dipanggil kok nggak nyaut. Aku teriak minta tolong, terus aku pegang tangannya, detak nadinya sudah ndak ada,” ujar Anggi.

Sementara itu pada pukul 19.20 WIB, polisi dan sejumlah relawan sudah berada di lokasi. Bagian depan mobil ditutup terpal agar korban tidak terlihat dari luar.

Terlihat juga ada petugas Dinas Perhubungan di lokasi. Arus lalu lintas juga terdampak namun petugas berupaya mengatur. Ambulance juga sudah datang untuk membawa korban yang dilakukan evakuasi.

BACA JUGA :   Semarang Jadi Contoh Kota Bahagia di Indonesia

Sedangkan identitas korban tidak ada, hanya ada surat-surat kendaraan dari pemilik mobil. Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 19.25 WIB.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar membenarkan korban meninggal di dalam mobil. Pihaknya masih mengumpulkan keterangan terkait kejadian ini.

“Meninggal di dalam mobil. Identitas masih dalam pulbaket (pengumpulan bahan keterangan), ” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan