Percepat Herd Immunity, Ganjar Kejar Target Vaksinasi Massal di Jateng

ABOUTSEMARANG – Pemerintah Jawa Tengah terus melakukan percepatan vaksinasi massal. Hal ini juga untuk mempercepat terciptanya herd immunity atau kekebalan kelompok.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menargetkan dalam seminggu mendapatkan alokasi vaksinasi dua juta dosis, sehingga pada akhir tahun akan tercipta herd immunity atau kekebalan kelompok.

”Kalau kita mendapatkan alokasi seminggu dua juta, maka kita akan mencapai target lebih cepat untuk vaksinasi. Dan ini tentu akan mempercepat pencapaian herd immunity sampai akhir tahun sebesar 70 persen,” kata Ganjar Pranowo, Senin (19/7).

Untuk itu, Ganjar sudah menelepon Menteri Kesehatan dan Menteri Koordinator Marinvest meminta penambahan alokasi vaksin.

Menurut Ganjar, minat masyarakat di Jateng sangat tinggi. Bahkan setiap rapat dengan Bupati/Wali Kota, semuanya meminta tambahan vaksin karena selalu kehabisan.

”Banyak yang kehabisan, sehingga capaian vaksinasi kurang. Kecuali tiga kota besar yang sudah mencapai target lebih, yakni Solo, Salatiga dan Magelang,” ucapnya.

Daerah lain lanjut Ganjar masih belum mencapai target. Apalagi daerah dengan luas wilayah besar dan penduduk cukup banyak.

”Banyumas, Brebes, Grobogan dan Cilacap itu perlu dibantu, karena mereka penduduknya banyak sekali. Jadi kami berharap alokasi bisa diberikan lebih banyak,” imbuhnya.

Upaya percepatan vaksinasi di Jawa Tengah terkendala jumlah alokasi vaksin dari pemerintah pusat yang minim. Dari target 28 juta masyarakat yang divaksin, alokasi yang diterima baru seperlimanya.

”Kalau stok vaksin ada, kami siap melakukan percepatan, bahkan kami sudah design percepatan sampai 300 persen. Tapi rupa-rupanya kalau kita hitung, kita baru dapatkan alokasi seperlima vaksin dari target,” katanya.

Ia berharap dalam waktu dekat tambahan vaksin akan segera didapat. Meski semua daerah semangat dalam melakukan vaksinasi, Ganjar tetap mengingatkan agar lansia menjadi prioritas.

Sementara itu, Pj Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo saat rapat memaparkan, target vaksinasi di Jateng total 28 juta. Dari target itu, yang sudah mendapatkan suntikan vaksin pertama sampai saat ini baru 4,4 juta atau 15,39 persen dari target.

”Sementara yang sudah mendapat vaksin suntikan kedua baru 2,2 juta orang atau sekitar 7,82 persen dari target,” katanya. (ard)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan