Polda Jateng Tangkap Selebgram TE, WN Brasil dan 1 Mucikari Terkait Praktik Prostitusi

ABOUTSEMARANG – Polda Jawa Tengah berhasil membongkar praktik prostitusi yang melibatkan selebgram berinisial TE (26) dan WN Brasil berinisial FBD (26). Polda Jateng berhasil Menangkan mereka di salah satu hotel di Semarang (15/12).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandani mengatakan, tidak hanya selebgram berinisial TE dan WN Brasil saja, namun juga mengamankan seorang muncikari berinisial JB (43) warga Bekasi, Jawa Barat.

Menurut dia, ketiganya ditangkap di sebuah hotel di Kota Semarang pada tanggal 15 Desember 2021.

“Keduanya diamankan di dua kamar yang berbeda saat melayani tamu yang sudah memesan,” kata Djuhandani di Semarang, Senin (20/12). Dikutip dari Antara.

Baca Juga : Tambah 5 Pos Pantau Libur Nataru, Dishub Kota Semarang Jamin Tidak Ada Penyekatan

Dia menjelaskan bahwa pengungkapan itu bermula dari informasi tentang adanya praktik prostitusi dengan transaksi yang dilakukan di Kota Semarang.

Setelah melakukan penelusuran, petugas mendapati praktik prostitusi tersebut di salah satu hotel.

Selain mengamankan dua wanita yang dipekerjakan tersebut, polisi juga mengamankan muncikari JB di sekitar lokasi yang sama.

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka JB, lanjut dia, besaran tarif yang dikenakan untuk sekali berkencan dengan selebgram TE tersebut mencapai Rp25 juta.

“Tarif Rp25 juta, muncikari mengambil bagian Rp13 juta,” katanya.

Menurut dia, pemesanan jasa prostitusi itu sendiri secara langsung melalui muncikari.

Ia menuturkan bahwa muncikari JB sendiri sudah memperoleh pembayaran uang muka sebesar Rp20 juta untuk kedua perempuan pekerja seks tersebut.

Adapun sejumlah barang bukti yang turut diamankan dalam pengungkapan tersebut, antara lain bukti transfer yang merupakan uang muka pembayaran sebesar Rp20 juta serta sejumlah alat kontrasepsi yang masih baru maupun sudah bekas dipakai.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-undang Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Perdagangan Orang, Pasal 296 dan 506 tentang prostitusi. ***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan