Polres Boyolali Usut Kasus Penipuan, Sama Seperti di Arisan Online Salatiga?

ABOUTSEMARANG – Polres Boyolali sedang mengusut kasus penipuan bermodus arisan online.

Dari informasi yang diperoleh, korban menderita kerugian hingga seratusan juta rupiah.

Polisi pun baru menerima satu orang yang melaporkan penipuan bermodus arisan online ini.

“Kami masih dalami apakah ada kaitannya dengan di Salatiga atau beda. Korban merupakan warga Boyolali dan TKP-nya di Boyolali. Sedangkan kerugiannya mencapai Rp 103 juta,” jelas Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Eko Marudin dikutip dari detikcom, Selasa (24/8).

AKP Eko mengungkap modus yang dilakukan pelaku yakni menawarkan arisan online.

BACA JUGA: Ratusan Orang Lapor, Polda Jateng Ikut Kejar Bandar Arisan Online Salatiga

Korban yang tergiur dengan penawaran itu lalu bergabung dan telah membayar beberapa kali. Namun, saat giliran korban mendapatkan arisan, pelaku justru menghilang dan tak bisa dihubungi.

“Kami menunggu kalau ada yang mau lapor, kami terima dan lidik. Akan kami dalami dan dikembangkan lagi,” terang Eko.

Dia mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti-bukti. Untuk pelaku sendiri belum tertangkap.

“Pelaku belum tertangkap,” ucap dia.

Sementara, hal yang sama juga disampaikan Kapolres Boyolali, AKP Morry Ermond mengaku sudah menerima laporan penipuan arisan online ini.

“Iya, kami sudah menerima laporan dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan,” kata Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond, kepada wartawan.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan