Polrestabes Semarang Ultimatum Pelaku Pembunuhan Iwan Boedi, Ponsel Ditemukan di TKP Dibakar

ABOUTSEMARANG – Ultimatum dikeluarkan oleh Polrestabes Semarang kepada pelaku pembunuhan PNS Bapenda Kota Semarang, Iwan Boedi Prasetijo.

Adapun ultimatum tersebut diberikan agar pelaku pembunuhan Iwan segera menyerahkan diri kepada pihak berwajib.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, hasil penyelidikan lambat atau cepat para pelaku pembunuh saksi korupsi tersebut bakal tertangkap.

“Kepada pelaku kami minta untuk menyerahkan diri karena hasil penyelidikan lambat atau cepat pelakunya akan tertangkap,” kata Irwan, Selasa, 20 September 2022.

Dia mengatakan, saat melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan satu ponsel yang ikut terbakar bersama korban.

“Ini bagian untuk menghilangkan barang bukti,” ujar dia.

Sampai saat ini, pihaknya juga menemukan dua pisau, sepeda motor, baju dan jam tangan milik Iwan Boedi. Barang-barang tersebut bisa dijadikan barang bukti.

“Keadaan barang-barang yang kami temukan sudah terbakar semua,” ujar dia.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga korban. Penyerahan jenazah itu karena keluarga akan melakukan pemakaman.

“Terkait jenazah akan koordinasikan besok, akan kami serahkan kepada keluarga korban,” imbuhnya.

Selain itu, hasil tertulis tes Labfor Mabes Polri terkait DNA pegawai Bapenda yang seharusnya menjadi saksi kasus korupsi itu juga sudah dikirim.

“Besok hasil DNA juga akan kami berikan ke keluarga,” ujar dia.

Dia menambahkan, melalui pemantauan rekaman CCTV pukul 07.24 WIB Iwan Boedi terlihat mengendarai sepeda motor di lokasi tempat pembunuhan.

“Jadi pembunuhan antara tanggal 24 Agustus sampai 1 September,” kata dia.

Namun, Irwan belum mengetahui secara lokasi yang dituju oleh Iwan Boedi, apakah menuju TKP atau menuju perumahan POJ City yang dekat dengan lokasi pembunuhan.

BACA JUGA :   Komding PSSI Kabulkan Permohonan Banding PSIS

“Dimungkinkan korban diajak ketemu dengan seseorang di lokasi,” ungkap dia.

Melalui alat bukti tersebut, pihaknya akan melakukan pendalaman terkait kasus pembunuhan dengan korban pegawai Bapenda Kota Semarang itu.

“Kami akan melakukan pendalaman,” ujar dia.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan