Polri Akan Gunakan Fitur Face Recognition untuk Tilang Pengendara Tanpa Pelat Nomor

ABOUTSEMARANG – Korlantas Polri akan menggunakan fitur pengenal wajah atau face recognition untuk menilang para pengendara tanpa pelat ataupun mencopot pelatnya untuk menghindari tilang elektronik.

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan menerangkan akan bekerjasama oleh beberapa pihak untuk mendapatkan data para pelanggar.

“Untuk tanpa pelat, kita juga tetap bisa mendapatkan data pengendara dengan fitur pengenalan wajah (FR) dari inafis maupun dukcapil,” Kata Aan, Kamis (3/11).

Menurutnya, hal itu akan menjadi bagian dari kerja bidang manajemen penelitian khusus di Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional.

Selain itu, kepolisian akan melakukan operasi di lokasi perlintasan yang sering dilalui oleh kendaraan dengan pelat nomor palsu atau tanpa pelat nomor.

“Lokasi perlintasan kendaraan-kendaraan pelat palsu ini akan menjadi target pada operasi-operasi lalu lintas,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan sejumlah pengendara motor sengaja mencopot pelat nomor kendaraan agar tak terdeteksi kamera. Salah satunya adalah Arif Maulana Rosyadi (24) yang dihentikan petugas karena tak memakai helm dan tak ada pelat nomor di Probolinggo.

Ketika ditanya Arif menjelaskan sengaja melepas pelat nomor agar tak terlihat kamera ETLE.

“Saya telah melanggar tidak pakai helm dan pelat nomor dilepas agar tidak terekam kamera ETLE. Dan saya berjanji tidak akan melanggar kembali, dan tertib berlalu lintas sesuai yang saya tulis dalam surat teguran tertulis,” kata Arif kepada petugas dikutip dari detikcom.

Pelanggar lain, Doni (19), juga mengaku hal sama saat diamankan petugas.

“Saya sengaja melepas pelat nomor motor, biar nggak kefoto kamera ETLE. Saya berjanji di hadapan petugas Satlantas Polres Probolinggo Kota sesuai dengan surat tertulis ini,” ucap Doni.

BACA JUGA :   Badan Kehormatan RSA Rio Octaviano Soroti Kendaraan Pelan Juga Harus Kena ETLE

Adapun larangan tilang manual tertuang dalam surat telegram Kapolri Nomor ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022 per 18 Oktober 2022.

Kapolri menginginkan penindakan kini mengandalkan teknologi kamera ETLE. Saat ini kepolisian punya dua jenis ETLE, yaitu ETLE statis yang dipasang di titik strategis dan ETLE mobile yakni kamera dibawa petugas seperti ponsel atau diletakkan di kendaraan patroli. (***)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan