PPKM Level Diperpanjang Hingga 2 Oktober, Kasus Covid-19 Aktif Berkurang Drastis

ABOUTSEMARANG – Pemerintah kembali memperpanjang dua minggu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level untuk manangani pandemi Covid-19 di berbagai wilayah Jawa-Bali. PPKM Level ini akan mulai besok, 19 Oktober hingga 2 November.

“Mulai besok ada 54 Kabupaten/Kota di Level 2, 9 Kabupaten/Kota di Level 1. Rinciannya akan dituangkan dalam inmendagri”, kata Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Kemaritiman dan Investasi yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali, melalui konferensi pers, Senin (18/10).

Luhut mengatakan kasus aktif di nasional dan Jawa-Bali berkurang drastis. Saat ini hanya ada 18.000 kasus aktif secara nasional. Hanya 7.000 di Jawa dan Bali.

Luhut menganggap kondisi ini telah membaik. Selain itu, tidak ada penambahan kasus kematian di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali pada 17 Oktober.

BACA JUGA: Ngebet Masuk PPKM Level 2, Temanggung Minta Tambahan 120.000 Dosis Vaksin Covid-19

“Dan provinsi lain di Jawa Bali memiliki kurang dari 5 kematian per hari. Angka itu lebih baik dari Juli,” kata Luhut.

Pemerintah telah memberlakukan PPKM level 4, 3 dan 2 untuk 11 kali perpanjangan sejak mulai menangani pandemi Covid-19.

Pemerintah mengakui bahwa pihaknya akan terus mengevaluasi PPKM di semua Daerah Indonesia setiap dua minggu. Pemerintah akan menetapkan kembali PPKM berlevel di seluruh kabupaten/kota berdasarkan hasil evaluasi rangkaian indikator penilaian yang ada

Indikator evaluasi meliputi jumlah kasus positif Covid-19, kematian, kesembuhan, tingkat testing dan tracing, tingkat hunian tempat tidur rumah sakit, hingga vaksinasi di wilayahnya masing-masing.

Akhir-akhir ini jumlah kasus Covid-19 mengalami penurunan. Sejak 29 September hingga saat ini, peningkatan kasus positif tidak pernah melebihi 2.000 per hari.

BACA JUGA :   Luhut Sebut Syarat Masuk Mal hingga Naik Pesawat Harus Vaksin Booster

Kasus aktif Covid-19 cenderung turun, namun ancaman gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia diperkirakan akan muncul pada akhir tahun 2021 setelah libur Natal dan Tahun Baru.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan