Robot Catur Udinus Semarang Mampu Kalahkan Grand Master Novendra 2 Kali

ABOUTSEMARANG – Grand Master (GM) Novendra Priasmoro gagal mengalahkan Rocaku Gen 1.0, robot catur ciptaan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Pada pertandingan tersebut, Robot Catur Kampus Udinus pun menang 2 kali dari grand master yang telah menduduki peringkat catur 707 di dunia.

Novendra mengakui keunggulan Rocaku dalam dua babak pertandingan eksibisi yang digelar di gedung E lantai 3, Kampus Udinus Semarang, Rabu (14/17).

Usai bertanding, ia mengakui keunggulan Rocaku generasi pertama tersebut.

“Kuat dan akurat, kalkulasinya bagus sekali,” katanya.

Ia mengaku pernah menghadapi robot catur lain yang diciptakan oleh salah satu perguruan tinggi dan berhasil menang.

Namun pada pertandingan kali ini, ia mengakui keunggulan robot ciptaan Udinus tersebut.

“Pada babak pertama lebih berkesempatan untuk membuat remis, yang kedua kalkulasi Rocaku bagus sekali,” katanya.

Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, Guruh Fajar Shidik mengatakan, Robot Catur Kampus Udinus memang telah ditanamkan Artificial Intelligence (AI) yang canggih. Guruh menyebut jika saat ini Robot Catur Kampus Udinus setara dengan grandmaster kelas dunia.

Robot Catur Kampus Udinus yang dikembangkan oleh dosen dan mahasiswa Udinus Robotic Club (URC) itu melawan atlet dari berbagai tingkat, yakni 6 atlet nasional, 4 atlet Udinus dan 1 Grand Master.

Guruh juga menyampaikan saat ini Robot Catur Kampus Udinus telah terdaftar 24 HAKI. Hak Cipta itu salah satunya berasal dari aplikasi penggerak motor slider robot catur cerdas Robot Catur Kampus Udinus Gen 1.0.

“Eksibisi ini juga sebagai upaya kami untuk terus mengembangkan Robot Catur Kampus Udinus, melihat celah-celah apa saja yang masih ada yang dapat diperbaiki. Dari penelitian, kami targetkan 50 HAKI akan terdaftar. Kami harapkan robot cerdas ini dapat eksis dan bersaing hingga ke internasional,” kata Guruh.

BACA JUGA :   Dibawah Kepemimpinan Hendrar Prihadi, LKPP Kembangkan Sistem Robot atau AI

Disisi lain, Ketua Tim Pengembangan Rocau, Ahmad Zainul Fanani, mengatakan upaya untuk mengembangkan robot catur tersebut terus dilakukan.

Uji tanding yang digelar semacam ini, lanjut dia, salah satu upaya mengevaluasi serta melakukan perbaikan. (***)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan