Sempat Ditunda, Laga PSIS Semarang Vs Persebaya Rencananya Bakal Digelar Tanggal Ini

ABOUTSEMARANG – Pertandingan PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya yang sempat ditunda diketahui bakal digelar ulang pada Maret mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh PT Liga Indonesia Baru yang mengatakan beberapa pertandingan Liga 1 2022/2023 yang sempat tertunda karena masalah perizinan dari pihak berwenang direncakan bakal digelar bulan depan.

“Paling memungkinkan Maret, dekat-dekat FIFA Matchday (20-28 Maret),” kata Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus.

Tak hanya laga antara PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya, beberapa laga lain yang tertunda yaitu dua laga kandang Arema FC melawan Borneo FC dan Bali United juga akan digelar.

Seperti diketahui, Arema sempat ditolak di mana-mana sehingga kedua laga itu tak bisa digelar. Selain itu ada juga laga tunda Persita Tangerang Vs Persija Jakarta.

Sementara itu, PT LIB sendiri masih tetap pada rencana awalnya yakni laga tunda digelar di luar Pulau Jawa. Masalah perizinan yang lebih terjamin dan ketersediaan venue menjadi pertimbangannya.

Sebab banyak stadion yang akan disterilkan menjelang Piala Dunia U-20 2023. Beberapa tim seperti Persebaya dan Bali United sudah terusir karena kandang mereka akan dipakai di Piala Dunia U-20.

“Kalau di Pulau Jawa ada beberapa kendala, karena memang tempat atau venue yang Piala Dunia (U-20) kan ada venue latihan juga. Itu sudah pasti tidak bisa digunakan Liga 1,” ujar Ferry Paulus.

“Sementara setelah partai tunda selesai, harus masuk lagi ke reguler kompetisi. Paling tepat di luar Jawa makanya,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sebelumnya pertandingan PSIS vs Persebaya yang seharusnya digelar pada Rabu, 8 Februari 2023 lalu ditunda lantaran izin yang diajukan tidak keluar.

BACA JUGA :   PSIS Semarang Lepas Pemain Asal Pati Reza Irfana

Berdasarkan keterangan, Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar izin tersebut tidak dikeluarkan merupakan hasil dari rapat koordinasi polisi, panpel, pihak terkait, dan suporter.

“Kesepakatan melalui rakor, jadi ada beberapa pertimbangan, pertama, lapangan Jatidiri masih dalam proses finishing yang belum diserahkan kepada pelaksana ke provinsi sehingga dari pelaksana pembangunan stadion ini khawatir manakala pembangunan ini terhambat bahkan menjadi rusak dari akibat adanya pertandingan,” kata Irwan, Rabu, 8 Februari 2023.

Selain itu, Irwan juga sebelumnya telah menerangkan hal ini terkait dengan evaluasi pertandingan PSIS Semarang melawan Persib Bandung di mana penjualan tiket melebihi batas yang disepakati.

“Kemudian sistem kuota ini berimbas kepada misal beberapa suporter Semarang yang tidak kebagian tiket dan memaksa masuk dan ini menjadi bahan evaluasi dari sistem pertandingan kemarin,” jelasnya.

Pertandingan PSIS Semarang dengan Persebaya yang pernah digelar di Magelang juga menjadi bahan evaluasi. Saat itu ada insiden yang dilakukan oleh suporter.

Kemudian faktor lainnya yaitu perwakilan Suporter Persebaya yang hadir tidak bisa bertanggung jawab, jika yang hadir melebihi kuota dan tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan