Sepekan PPKM di Kota Semarang, Ditemukan 1.598 Pelanggaran

Semarang, Jawa Tengah,- Sepekan pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Semarang, sebanyak 1.598 pelanggaran didapati petugas Satgas Covid-19 Kota Semarang.

Hal ini disampaikan Wali Kota Semarang, Hendrar Pihadi, dalam keterangan pers didampingi Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) di Balai Kota Semarang, Senin (18/1).

Lanjut Hendi, sapaan akrab Wali kota, dari semua pelanggaran tersebut, petugas sudah memberikan teguran lisan kepada 1.265 pelanggar.

“Untuk 115 lainnya, dilakukan penyegelan tempat usaha,” kata dia.

Menurut dia, adanya temuan tersebut menunjukkan Pemerintah Kota Semarang dan tim gabungan Satgas Covid-19 Kota Semarang, terus berkomitmen untuk menjaga dan mengingatkan masyarakat.

“Bahwa Covid-19 ini masih ada. Kita harus lebih peduli lagi, harus tertib dan menjadikan protokol kesehatan Covid-19 jadi kebiasaan baru,” tegasnya.

Meski banyak tindak pelanggaran ditemukan, Hendi melihat, kesadaran masyarakat sudah lebih baik dan tertib. Banyak yang dengan kesadaran diri mengikuti aturan yang ada dalam PPKM ini.

Perihal dampak perekonomian, dikatakan Hendi, pastilah ada imbas aturan PPKM. Sebab ada aturan bekerja dari rumah/work from home (WFH). Aturan ini mengharuskan perkantoran dikurangi kapasitasnya sebanya 75%.

“Serta pembatasan maksimal 50% kapasitas orang di restoran atau rumah makan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Amran mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi lanjutan terkait penutupan jalan selama penerapan PPKM di Kota Semarang. Dia mengakui adanya pelanggaran oleh masyarakat seperti melawan arus di jalan yang ditutup.

“Saya terima masukannya. Memang pelanggaran itu ada, segera kita lakukan evaluasi,” jelasnya.

BACA JUGA :   Hadiri Final Kejuaraan Bola Basket, Hendi: Semoga Semarang Bisa Terus Jadi Tuan Rumah Event Olahraga

Sejauh ini terdapat sembilan ruas jalan yang ditutup. Di mana enam jalan dengan sistem buka dan tutup pada waktu yang ditentukan. Serta tiga ruas jalan lainnya yang ditutup total selama 24 jam. (SM)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan