Sesosok Mayat Pria Ditemukan Tergantung di Kolong Jembatan Waru Semarang

Disclaimer: Bijaksanalah dalam membaca artikel ini! Informasi yang tercantum dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda yang merasakan gejala depresi dan timbul dorongan untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke para ahli terkait seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental atau Anda dapat menghubungi pihak layanan konseling terdekat di Kota/Kabupaten Anda.

ABOUTSEMARANG – Sesosok mayat pria ditemukan tergantung di kolong Jembatan Waru, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang. Kondisi mayat korban ditemukan dalam posisi tergantung. Polisi menduga pria tersebut meninggal dunia karena bunuh diri.

Kanit Reskrim Polsek Semarang Timur, Ipda Banawi menyebut mayat pria itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang bermain burung dara. Saat ditemukan, mayat pria itu sudah dalam kondisi tergantung di bawah jembatan yang merupakan penghubung antara Pasar Waru dengan Jalan Kaligawe Raya dari Sungai Banjir Kanal Timur (BKT).

“Kebetulan warga sini ya, Mlatiharjo ya, dia itu biasa main burung dara. Menemukan (mayat) ini, laporan ke Polsek,” kata Banawi, Selasa (13/2/2024).

Terkait identitas korban, polisi menyebut merupakan warga Semarang Timur dan berusia 47 tahun.

“Enggak ada tanda kekerasan, tanda-tanda mengarah ke gantung diri,” tambahnya.

Adapun mayat pria itu kemudian dievakuasi sekitar pukul 10.15 WIB. Lalu, mayat pria itu dibawa ke RS Kariadi untuk proses lebih lanjut.

Banawi juga mengapresiasi warga sekitar yang tidak mendekat ke tempat kejadian perkara (TKP) saat proses evakuasi berlangsung kendati banyak warga yang menonton dari atas maupun dari bawah jembatan

BACA JUGA :   Dewan Minta Pemkot Semarang Segera Bongkar Lapak Eks Relokasi Johar di MAJT

“Memang betul kesadaran masyarakat Kota Semarang khususnya Mlatiharjo atau Semarang Timur, jadi sudah memahami ketika ada seperti ini itu menunggu petugas. Kemudian setelah datang kita mengamankan TKP, kita menunggu dari Inafis maupun tim medis,” pungkas Banawi.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan