Shinta Ratri Transpuan Pendiri Ponpes Waria Al Fatah Yogyakarta Meninggal Dunia

ABOUTSEMARANG – Shinta Ratri, pendiri sekaligus pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) waria Al Fatah Yogyakarta dikabarkan meninggal dunia pada Rabu, (1/2).

Transpuan Shinta Ratri meninggal di usia 60 tahun di RSUD Kota Yogyakarta, Rabu pukul 06.00 WIB pagi ini. Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Manajer Program Yayasan Kebaya, Rully Mallay.

“Iya, benar (Ibu Shinta Ratri meninggal dunia)” kata Rully membenarkan soal surat lelayu yang beredar Rabu (1/2).

Rully mengatakan Shinta Ratri meninggal akibat penyakit jantung yang dideritanya.

“Karena jantung,” jelas Rully.

Rencananya, jenazah Shinta akan dimakamkan di Makam Semoyan, Banguntapan, Bantul siang ini pukul 14.00 WIB.

Shinta Ratri merupakan transpuan penggagas berdirinya Ponpes Al Fatah yang menaungi santri waria.

Shinta Ratri mendirikan ponpes tersebut atas dasar sulitnya para transpuan mendapatkan hak beribadah di ruang publik.

Dalam menjalankan kegiatannya, Ponpes Al Fatah kerap mendapat stigma buruk seperti insiden penggerudukan pada 2016 silam oleh salah satu ormas yang mengakibatkan aktivitas ponpes tersebut berhenti empat bulan.

Namun, berkat dukungan Komnas HAM, Komnas Perempuan, dan LBH akhirnya ponpes itu bisa dibuka kembali. (***)

Sharing:

BACA JUGA :   Tak Ada Luka di Tubuhnya, Keluarga Tolak Autopsi Jenazah Mantan Menteri ATR/BPN Ferry Mursyidan Baldan

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan