Siap-siap! Aplikasi ChatGPT Bakal Segera Hadir di Android Akhir Juli Mendatang

ABOUTSEMARANG – OpenAI dikabarkan akan merilis aplilkasi ChatGPT untuk perangkat Android.

Seperti diketahui sebelumnya, aplikasi ChatGPT untuk perangkat iPhone telah dirilis pada bulan Mei 2023 lalu.

Sementara untuk perangkat canggih besutan OpenAI tersebut akan segera hadir di perangkat Android pada akhir bulan Juli 2023 mendatang.

Selain itu, daftar Google Play-nya sudah ada dan pengguna sudah bisa melakukan pra-pendaftaran untuk mendapatkannya segera setelah dirilis.

Tidak jelas apakah aplikasi ChatGPT di Android awalnya hanya akan tersedia di Amerika Serikat seperti halnya di iPhone. Namun berdasarkan pengalaman, mereka bisa melakukan pra-pemesanan dari kawasan Asia.

OpenAI memperluas jangkauan aplikasi iOS ke lebih banyak wilayah hanya beberapa hari setelah dirilis, jadi aplikasi Android kemungkinan besar akan segera bisa diakses di negara lain meskipun hanya diluncurkan di AS.

Pengguna nantinya sudah bisa mengakses ChatGPT di Android melalui peramban, tetapi antarmukanya walaupun tidak terlalu sulit untuk dinavigasi, dinilai tidak ideal untuk perangkat seluler sebagaimana dilansir dari The Verge.

Aplikasi khusus berarti antarmuka yang dioptimalkan untuk seluler, serta fitur-fitur yang disesuaikan untuk pengguna pada platform.

Pengguna iOS misalnya, mendapatkan dukungan untuk Siri dan Pintasan di bulan Juni.

Pengguna dapat membuat perintah ChatGPT di Pintasan dan menyimpannya sebagai tautan untuk dikirim ke teman dan pengguna dapat meminta Siri untuk menjalankan aplikasi atau membuat Pintasan tersebut.

OpenAI baru-baru ini mulai menguji fitur keikutsertaan baru untuk pelanggan ChatGPT Plus yang memberikan chatbot AI memori berkelanjutan. Dengan fitur yang diaktifkan, chatbot akan mengingat siapa pengguna di seluruh percakapan, yang menurut perusahaan dapat merampingkan kueri.

BACA JUGA :   Mabes Polri Akan Tindak Tegas Pelaku Pelanggar Karantina, Hukuman Penjara Hingga Denda Rp 100 Juta

Fitur ini dirancang untuk bekerja di seluruh platform, yang berarti pengguna Android berbayar yang memilih untuk ikut serta kemungkinan akan melihat memori berkelanjutan di aplikasi mereka saat fitur ini diluncurkan.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan