Sidak Pabrik di Kawasan Industri, Wali Kota Semarang Minta Karyawan WFH Tetap Digaji

ABOUTSEMARANG– Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya menekan mobilitas untuk menurunkan angka Covid-19 di ibu kota Jawa Tengah.

Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah terkait masih banyaknya kegiatan usaha di sektor non esensial yang beroperasi.

Untuk itu, bersama jajaran Forkopimda, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu pun melakukan sidak ke sejumlah pabrik, seperti di kawasan industri Genuk, Kota Semarang Jumat, (9/7).

Dalam sidaknya kali ini, Hendi memang mendapati tak sedikit perusahaan yang telah menyesuaikan aturan PPKM Darurat.

Namun meskipun begitu tetap saja ada beberapa perusahaan yang belum menyesuaikan sistem kerja sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang aturan PPKM Darurat.

“Kita juga ketemu nih, mereka akan menyesuaikan. Sudah meliburkan tapi baru 50% wfh-nya,” ungkap Hendi.

Lebih telak lagi menurutnya, terdapat pabrik di kawasan Genuk bukan termasuk sektor non esensial namun masih menjalankan operasional.

Mendapati hal tersebut, Hendi telah berkoordinasi dengan Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar untuk melakukan tindakan tegas.

“Ya nanti ditutup saja, ini sebagai tindakan tegas juga,” tutur Hendi.

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan