Sidang Nenek Pemalsu Surat di PN Tegal, Hakim Tolak Salah Satu Saksi

ABOUT SEMARANG, TEGAL – Pengadilan Negeri Tegal kembalikan menggelar sidang kasus dugaan nenek palsukan surat untuk pengurusan sertifikat, Senin (08/07/24). Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi ahli dan saksi fakta yang dihadirkan pihak terdakwa.

Sedianya, saksi yang dihadirkan tiga orang, yakni 1 saksi ahli dan 2 saksi fakta. Namun, salah satu saksi fakta ditolak Majelis Hakim lantaran saksi tersebut terlihat mengikuti jalannya sidang yang digelar sebelumnya.

“Karena sering terlihat pada persidangan sebelumnya, maka kami tidak bisa menghadirkan di sini. Silakan, bisa digantikan dengan saksi lainnya,” kata Ketua Majelis Hakim Indah Novi Susanti sesaat sebelum membuka persidangan.

Hakim menjelaskan, pihaknya sudah mengingatkan di awal, jika nantinya ada yang akan dihadirkan sebagai saksi, maka tidak boleh mengikuti persidangan sebelumnya.

Disamping itu, pengacara terdakwa mengatakan kepada majelis hakim ada satu orang saksi yang mengundurkan diri.

“Saya tambahkan juga yang mulia, ada satu saksi yang juga menyatakan mengundurkan diri,” ujar pengacara terdakwa.

Saksi ahli pertama kali dihadirkan untuk didengarkan kesaksiannya. Saksi ahli menjawab pertanyaan baik dari pihak Penasehat hukum terdakwa, JPU maupun Majelis hakim.

“Saksi Ahli, jika si A mengetahui ada terdapat lampiran berkas yang salah, kemudian diserahkan kepada di B yang diperintahkan mengurus dokumen tertentu, siapa yang harus bertanggung jawab?,” tanya salah satu anggota Majelis hakim, yang kemudian dijawab oleh saksi ahli yang bertanggung-jawab tentu yang memerintahkan pembuatan dokumen tersebut.

Setelah saksi ahli menyampaikan kesaksiannya, Majelis hakim kemudian memanggil satu saksi fakta. Namun, tidak banyak pertanyaan yang diajukan baik dari pihak JPU maupun Majelis hakim.

BACA JUGA :   Jabatan Wakapolres Tegal Ganti, 9 Personel Purna Tugas

Diduga, saksi tersebut tidak mengetahui duduk perkara yang saat ini disidangkan. Sehingga, saksi hanya menjawab beberapa pertanyaan.

Usai mendengarkan kesaksian ahli dan fakta, Majelis hakim kemudian menutup persidangan. Sidang akan dilanjutkan pada Senin 15 Juli 2024 mendatang dengan agenda menghadirkan saksi dari pihak terdakwa.

Penulis : Afeld Ramadhan

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan