Stok Oksigen Kota Semarang Aman, Dinkes Datangkan dari Sulawesi

ABOUTSEMARANG – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang menjamin ketersediaan pasokan oksigen (O2) di Kota Semarang dalam kondisi aman. Stok Oksigen yang dijamin aman diperuntukan di Rumah Sakit, Puskesmas hingga tempat karantina terpusat dalam kondisi aman.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M. Abdul Hakam menjelaskan jika pihaknya mendapatkan pasokan oksigen dari luar Jawa Tengah bahkan luar pulau jawa.

Hakam menyebut mendatangkan oksigen bagi pasien Covid-19 dari Pulau Sulawesi. Pasalnya, provinsi tetangga yang memiliki produsen oksigen seperti Jawa Barat, Jawa Timur hingga DI Yogyakarta juga kewalahan untuk memasok di wilayahnya sendiri.

“Ketersediaan oksigen aman tapi cara isi ulang yang masih menjadi PR (pekerjaan rumah) karena Jawa Tengah tidak memiliki produksi oksigen, paling banyak di Jawa Barat dan Jawa Timur sehingga harus mendatangkan dari Jabar atau Jatim tapi kedua provinsi ini kasusnya tinggi juga makanya nanti kota Semarang mendatangkan dari Sulawesi,” jelas Hakam kepada wartawan, Minggu (11/7).

Kebutuhan oksigen secara keseluruhan di Kota Semarang saat ini mencapai 50 ton dalam sehari. Namun memang yang masih menjadi kendala adalah proses pengisian ulang tabung oksigen.

“Karena biasanya dar Jawa Timur atau Jawa Barat mereka melayani tangki-tangki besar nah yang susah kalau faskes nya hanya memiliki tangki kecil, karena isi ulangnya susah dan butuh waktu,” tuturnya.

Hakam menyebut untuk Rumah Sakit besar yang memiliki tabung oksigen dengan kapasitas besar, dirasa tidak menjadi masalah saat pengisian ulang. Namun faskes yang hanya memiliki tabung kecil biasanya harus meminjam tabung dengan ukuran besar agar bisa mengisi oksigen dalam sekali jalan.

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan