Tak hanya Ferdy Sambo, Hukuman Putri Candrawathi Dipangkas Jadi 10 Tahun

ABOUTSEMARANG – Putusan kasasi oleh Mahkamah Agung (MA) tidak hanya kepada Fedy Sambo saja namun juga kepada Putri Candrawathi.

Kini vonis istri Ferdy Sambo itu tak lagi 20 tahun penjara, melainkan menjadi 10 tahun penjara.

“Amar putusan kasasi, tolak kasasi Penuntut Umum dan Terdakwa dengan perbaikan pidana menjadi pidana penjara 10 tahun,” Kabiro Hukum dan Humas MA Sobandi, Selasa (8/8).

Sementara itu, pengacara pihak keluarga mendiang Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir Yosua, Martis Lukas Simanjuntak mengaku kecewa atas vonis Ferdy Sambo Cs diturunkan lewat putusan kasasi di Mahkamah Agung (MA).

“Kami selaku kuasa hukum keluarga korban merasa kecewa khususnya terhadap pengurangan vonis terdakwa Putri Chandrawati, Kuat Ma’ruf dan Ricky Rizal,” ujar Martin saat dihubungi, Rabu (9/8).

Martin dan timnya merasa putusan kasasi itu tidak menunjukkan rasa empati terhadap keluarga korban pembunuhan berencana.

“Kami anggap tidak mencerminkan empati terhadap keluarga korban dan tidak memberikan contoh yang baik dalam rangka penegakan hukum,” kata dia.

Tak hanya itu, Martin juga mempertanyakan pertimbangan majelis hakim mengenai pemotongan vonis istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang kini hanya dihukum penjara 10 tahun.

“Mengurangi Putusan Putri Chandrawari yang semula 20 tahun menjadi 10 tahun tentunya ini menjadi pertanyaan besar untuk kita semua apa yang menjadi pertimbangan majelis hakim Mahkamah Agung sehingga berani mengurangi hukuman,” imbuhnya.

Sementara, Kuat Maruf divonis 10 tahun penjara usai putusan kasasi. Awalnya, mantan sopir Sambo itu divonis 15 tahun penjara. Sedangkan eks ajudan Sambo, Ricky vonisnya diturunkan dari 13 tahun bui menjadi 8 tahun penjara.

BACA JUGA :   Kasus Dugaan Pelecehan Brigadir J Terhadap Istri Ferdy Sambo Resmi Dihentikan

Sebagai informasi, pihak Putri Candrawathi memutuskan menempuh kasasi agar hukuman 20 tahun penjara dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J bisa berkurang. Vonis tersebut diketahui dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Selain Putri Candrawathi, Ferdy Sambo juga mendaftarkan kasasi pada 12 Mei 2023. Kemudian Kuat Ma’ruf mengajukan pada 15 Mei 2023.

“Permohonan kasasi tersebut diajukan oleh penasihat hukum masing-masing ke kepaniteraan pidana PN Jaksel,” kata Pejabat Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Djuyamto dalam keterangan tertulis, Senin (22/5).

Selanjutnya, para pemohon harus melengkapi berkas perkara. Kemudian berkas tersebut akan disidangkan oleh hakim agung di tingkat Mahkamah Agung (MA). (***)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan