Tambang Pasir Ilegal di Lereng Merapi Magelang di Gerebek Polisi

ABOUTSEMARANG – Tambang pasir illegal di Lereng Gunung Merapi, tepatnya di Kawasan Prusda, Desa Kemiren, Srumbung, Kabupaten Magelang digerebek Kepolisian Resor Kota (Polresta) Magelang, Jawa Tengah.

Adapun penggerebekan penambangan pasir (galian golongan C) secara illegal itu dilakukan menggunakan alat berat.

Kasat Reskrim Polresta Magelang Kompol Rifeld Constantien Baba menyampaikan penggerebekan dilakukan Sabtu, 25 Februari 2023 setelah mendapat informasi dari masyarakat Desa Kemiren Kecamatan Srumbung terkait maraknya penambangan liar tanpa izin di wilayah Srumbung.

Satuan Reskrim Polresta Magelang melaksanakan penindakan prosedural di tempat kejadian dan mengamankan lima orang beserta sarana prasarana berupa alat berat dan truk pengangkut pasir.

“Pada saat dilakukan penggerebekan lima orang itu diduga pelaku penambangan berhasil diamankan. Selain itu sebanyak lima unit alat berat jenis backhoe dan empat unit truk pengangkut pasir ditemukan sedang beroperasi melakukan penambangan liar di lokasi,” katanya dalam siaran pers di Magelang, Minggu, 26 Februari 2023.

Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono menyampaikan telah dilakukan penindakan penambangan ilegal, saat ini sedang dalam proses penyidikan.

“Kepada para pelaku dipersangkakan pasal 158 UU RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Penambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” katanya.

Sebelumnya, pada Jumat, 24 Februari 2023 massa yang tergabung dalam Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, menggelar aksi penolakan tambang ilegal galian golongan C di lereng Gunung Merapi.

Kelompok masyarakat itu meminta polisi dapat menindak pelaku tambang galian golongan C ilegal di lereng Gunung Merapi karena sudah meresahkan dan berdampak negatif bagi warga, salah satunya yakni mata air mulai mengering.***

Penggerebekan tambang liar ilegal di Lereng Merapi, Magelang. About Semarang/Dok. Polresta Magelang

Sharing:

BACA JUGA :   Dua Remaja di Magelang Cabuli Anak di Bawah Umur, Awalnya Kenalan Lewat WA

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan