Tanda Tangan Elektronik Mulai Diterapkan Pemkab Semarang, Legalisasi Dokumen Bisa di Mana Saja

ABOUTSEMARANG – Penggunaan tanda tangan elektronik (TTE) mulai diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Semarang (Pemkab Semarang) kemarin, Senin, 10 Oktober 2022.

Adapun penggunaan TTE tersebut ditujukan untuk meningkatkan mutu pelayanan umum melalui electronic-Government (e-Gov).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Wiwin Sulistyowati menjelaskan penggunaan TTE dalam sistem administrasi akan membuat proses birokrasi lebih efektif.

“Legalisasi surat dan dokumen lainnya akan lebih cepat tanpa dibatasi waktu dan tempat,” jelasnya, Senin, 10 Oktober 2022.

Dia mengungkapkan pada tahap awal, jajaran pimpinan daerah termasuk Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah sudah bisa menggunakan TTE.

“Selain itu ada sepuluh OPD sudah bisa menggunakan TTE yang telah dilegalkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN),” kata Wiwin.

“Seluruh OPD sudah kita daftarkan untuk bisa menggunakan TTE. Namun baru 10 yang sudah mendapat sertifikasi dan sisanya masih menunggu validasi dari Badan Sertifikasi Elektronik BSSN,” paparnya.

Wiwin menambahkan, TTE dapat dilakukan oleh pimpinan daerah maupun OPD secara online dari mana pun.

“Dengan memanfaatkan perangkat telepon pintar, legalisasi surat atau dokumen resmi lainnya dapat dilakukan kapan pun dan lebih cepat,” ungkapnya.

OPD yang telah dilegalkan menggunakan TTE di antaranya Dinas Arsip dan Perpustakaan, DPMPTSP, Dispendukcapil dan BKPSDM.

Ada pula empat bagian di Sekretariat Daerah yakni Bagian Hukum, Tata Pemerintahan, Organisasi dan Bagian Umum.

“Selain itu Kecamatan Banyubiru, Bandungan dan Bergas. TTE juga sudah diterapkan di Kelurahan Karangjati, Desa Banyubiru dan Kenteng,” imbuh Wiwin.

BACA JUGA :   Awas, Curah Hujan Tinggi hingga Februari

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menghargai langkah inovasi yang dilakukan Diskominfo menerapkan TTE untuk mempercepat urusan administrasi birokrasi.

“Diharapkan semua organisasi perangkat daerah dapat menciptakan inovasi guna meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Pada acara itu pula diresmikan penggunaan internet di 20 desa bantuan Pemkab Semarang.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan