Terkait Covid-19 Omicron, Pemkot Semarang Belum Perketat Pintu Masuk

ABOUTSEMARANG – Menyikapi virus Covid-19 varian Omicron masuk ke Indonesia, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengaku belum akan melakukan pengetatan pintu masuk ke Semarang.

Menurut Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini, pihaknya sudah menyiapkan posko terpadu di lima titik perbatasan kota.

“Kita siapkan posko terpadu di lima titik perbatasan kota untuk antisipasi apabila diperlukan penyekatan,” ungkap Hendi kepada wartawan, Sabtu (18/12).

Meski begitu, sejumlah langkah sudah diambil Wali Kota Hendi, seperti melakukan random sampling secara rutin. Random sampling ini dilakukan setiap harinya oleh tenaga kesehatan yang berada di 37 puskesmas di Kota Semarang.

“Kami meminta untuk terus menggenjot capaian vaksinasi hingga di tingkat kelurahan maupun RT/RW,” terang dia.

Dia melanjutkan, mulai pekan depan yakni 21 Desember, vaksinasi anak sudah dimulai untuk anak usia 6-11 tahun.

“Masyarakat tetap berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, juga terus melakukan edukasi protokol kesehatan di tempat umum dan tempat wisata yang memiliki resiko kerumunan orang,” imbau Wali Kota Hendi.

BACA JUGA: Wali Kota Semarang Berikan Sarana Prasarana Pendukung Mitigasi Bencana Untuk Relawan Gunungpati

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M. Abdul Hakam mengatakan, kemungkinan ada pengetatan arus keluar dan masuk masyarakat baik melalui bandara, terminal dan stasiun.

Hakam menegaskan, semua pendatang harus mengisi aplikasi Sidatang. Warga yang masuk ke Kota Semarang bisa dipantau oleh petugas kesehatan yang akan dibantu oleh warga sekitar.

“Selain itu memberlakukan kebijakan pembatasan pelaku perjalanan internasional,” tuturnya.

Pihaknya menyampaikan bagi pelaku perjalanan internasional khususnya yang berasal dari negara yang sudah memiliki kasus paparan Omicron, maka wajib melakukan tes PCR maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.

“Melakukan tes PCR di hari kedatangan, serta karantina selama 10 hari dengan tes PCR pada hari ke-2 dan ke-9,” paparnya.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan