Tersangka Tragedi Kanjuruhan Eks Dirut PT LIB Dibebaskan, Apa Alasannya?

ABOUTSEMARANG – Masa penahanan habis dan berkas perkara belum lengkap, Eks Dirut PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) Akhmad Hadian Lukita dibebaskan dari tahanan.

Seperti diketahui, Akhmad Hadian Lukita sendiri ditetapkan menjadi tersangka atas Tragedi Kanjuruhan beberapa waktu lalu.

Namun Kejati Jatim pada hari ini, Kamis, 22 Desember 2022 membebaskan Akhmad Hadian Lukita dari rutan dengan alasan masa penahanannya telah habis dan berkas perkaranya pun dikembalikan lantaran belum lengkap atau P19.

Berdasarkan informasi yang dihimpun About Semarang, pada Rabu malam, 21 Desember 2022 kemarin, penyidik Ditreskrimum Polda Jatim menyerahkan 5 dari 6 tersangka kasus Tragedi Kanjuruhan ke Kejati Jatim. Namun Akhmad Hadian Lukita nampak tidak disertakan.

Terkait informasi tersebut, Kasubdit 1 Kamneg Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim AKBP Achmad Taufiqurrahman membenarkan hal tersebut.

“Ada 5 tersangka, 3 orang dari Polri dan 2 orang dari Panpel Pertandingan di Kanjuruhan,” katanya.

Achmad Taufiqurrahman mengatakan bahwa memang masa penahanan Akhmad Hadian Lukita sudah habis.

Ia juga membenarkan terkait berkas perkara yang dikembalikan oleh Kejati Jatim atau P19 karena kekurangan syarat materiil.

“Nanti kami tetap akan melengkapi kekurangan itu. Tentunya, dengan waktu yang sudah habis ini, kami wajib mengeluarkan dulu tersangka yang dimaksud. Kami berupaya melengkapi syarat materiil yang ada kekurangan itu,” ujar Taufiqurrahman dikutip About Semarang, Rabu, 21 Desember 2022.

Sementara itu, Taufiqurrahman menegaskan bahwa tidak diserahkannya Akhmad Hadian Lukita kepada Kejati Jatim dan statusnya bebas dari tahanan bukan karena faktor penghentian kasus atau SP3.

BACA JUGA :   Tragedi Kanjuruhan: Polri Audit SOP Penggunaan Gas Air Mata

“Bukan SP3, tapi dikeluarkan (dari tahanan) karena masa penahanannya sudah habis,” tuturnya.

“Lihat perkembangan. Nanti jika kami kami menemukan syarat materiil akan kami panggil lagi untuk melakukan penyelidikan kembali,” ujarnya.

Oleh karena itu, status tersangka Akhmad Hadian Lukita dipastikan tetap masih melekat.

Menurut Taufik sapaan akrab Taufiqurrahman, Akhmad Hadian Lukita hanya dibebaskan dari masa penahanan lantaran durasi atau waktu penahanan sudah habis.

“Yang benar itu masih tersangka, tapi wajib lapor,” ujarnya, 22 Desember 2022.

Ini lantaran Akhmad Hadian Lukita sudah ditahan lebih dari 60 hari yang merupakan batas masa penahanan.

Meski dibebaskan, akan tetapi Akhmad Hadian Lukita tetap berstatus tersangka dan diwajibkan lapor.

Sebagai informasi, untuk kelima tersangka yang sudah diserahkan ke Kejati Jatim kini telah ditahan dan akan disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan