Terseret Arus Sungai Kanal, Siswi Mts di Mijen Demak Ditemukan Meninggal Dunia

ABOUTSEMARANG – Personel gabungan berhasil menemukan seorang siswi MTs yang terseret arus sungai kanal saat bermain di Sungai Wulan, Mijen, Kabupaten Demak, Rabu (22/2) pagi.

Namun, korban bernama Kosiatun Qolbi Latifah (13) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban merupakan siswi MTs Nurul Huda Desa Geneng, Kecamatan Mijen.

Diketahui korban hanyut terseret arus sungai Kanal pada Selasa (21/2) sore kemarin sekitar pukul 16.30 WIB saat bermain bersama ketiga temannya.

Danramil 04/Mijen, Kodim 0716/Demak, Kapten Kav Karmadi menuturkan, personel gabungan bersama warga melakukan pencarian korban sejak pukul 18.00 WIB Selasa (21/2) hingga sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Proses pencarian korban dilanjutkan pada pagi hari Rabu, (22/2) sekira pukul 05.30 WIB.

“Kita kerahkan seluruh personel Koramil bersama BPBD untuk mencari korban menggunakan perahu karet, dan juga dibantu warga. Alhamdulillah sekitar pukul 08.30 WIB tadi, akhirnya korban ketemu,” ujar Danramil.

Sementara itu, Sertu Santoso, Babinsa setempat yang juga ikut dalam pencarian korban menggunakan perahu LCR bersama BPBD, Polsek dan masyarakat menyampaikan bahwa korban ditemukan berjarak cukup jauh dari titik lokasi korban hilang. Menurutnya, korban terseret arus sungai yang cukup deras hingga hanyut sekitar 4 kilometer.

“Kita temukan korban, setelah kita susuri sungai Kanal ini. Jaraknya cukup jauh dari titik lokasi hilangnya korban, yakni sekitar 4 kilometer,” terangnya.

Santoso juga mengingatkan kepada seluruh warga, agar selalu berhati-hati saat berada di sungai Kanal, dimana air sungai yang terlihat tenang, namun dibawahnya memiliki arus yang cukup deras.

BACA JUGA :   Terpeleset Saat Melempar Pancing, Seorang Anak di Demak Tewas Tenggelam

“Saya imbau kepada semuanya, selalu berhati-hati saat melintasi atau berada di sungai ini, karena memiliki arus bawah yang deras,” sambungnya.

Setelah korban dievakuasi, jasad korban dibawa ke rumah keluarga korban untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak Puskesmas setempat. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan korban dinyatakan meninggal murni kecelakaan. (***)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan