Tusuk Kadus di Semarang, Komplotan Maling Sekolahan Berhasil Ditangkap

ABOUTSEMARANG – Wahyu (28), maling spesialis sekolahan yang berkomplot dengan MN (40) alias Mad Ngalim yang merupakan pelaku penusukan Kepala Dusun Ngrawan, Desa Genting, Kecamatan Jambu berhasil dibekuk.

Adapun Polres Semarang sebelumnya telah menangkap Mad Ngalim pada Rabu, 28 September 2022 lalu dini hari saat hendak  mencuri di SD Genting 03.

Dalam proses penangkapannya tersebut, Mad Ngalim menusuk Kepala Dusun Ngrawan yang berusaha menghentikan aksinya.

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika mengatakan kedua pelaku merupakan maling spesialis sekolah dan balai desa. Setidaknya ada 10 TKP yang disatroni kedua pelaku.

“Kemarin terjadi di Jambu aksi curat, satu pelaku berhasil diamankan oleh warga. Kemudian dikembangkan, ternyata ada 10 tempat (TKP). Sembilan sekolah, satu balai desa. Jadi spesialisnya memang sekolah. Rata-rata di Jambu, Bawen, dan Tuntang,” ujar Yovan dalam jumpa pers di Mapolres Semarang, Selasa, 11 Oktober 2022

Sementara itu, dalam aksinya, komplotan itu mencari sekolah atau balai desa yang tidak berpenjaga. Mereka juga mencari lokasi yang mudah dijangkau.

“Tersangka bersama-sama mencari sekolah yang mudah untuk dicuri barang-barangnya,” jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti mulai dari alat pencurian hingga barang-barang hasil curian yang belum sempat dijual.

“Kami amankan satu unit speaker, satu tabung LPG, dua mikrofon. Lalu ada alat yang digunakan oleh pelaku saat beraksi,” imbuh dia.

Sementara itu, kondisi Kadus Ngrawan yang jadi korban penusukan telah membaik. Ia juga sudah dipulangkan dari rumah sakit.

BACA JUGA :   Bocah 11 Tahun di Semarang Jadi Korban Percobaan Penculikan

“Kadus saat ini sudah pulang dari rumah sakit,” kata Kapolres.

Saat dihadirkan dalam jumpa pers, tersangka Mad Ngalim mengaku mencuri di sekolah karena situasinya yang mendukung.

“Karena sepi, terus nggak ada orang. Kadang ambil elpiji. Saya jual di tempat rosok,” ujar Mad Ngalim.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan