Twitter Uji Coba Fitur Product Drops Edisi Terbatas di Apple

ABOUTSEMARANG – Twitter uji coba fitur Product Drops edisi terbatas untuk merek produk tertentu pada perangkat Apple.

Adapun fitur pengingat rilis edisi terbatas itu diketahui baru tersedia pada produk Apple di wilayah Amerika Serikat.

Diketahui, dalam menguji coba fitur tersebut, Twitter bekerja sama dengan beberapa merek produk ternama seperti Dior, Home Depot, dan Fossil.

Dilansir dari Euronews, beberapa merek produk tersebut menguji coba fitur baru keluaran Twitter dengan merilis beberapa koleksi terbaru yang sering kali langsung terjual habis dalam hitungan detik.

Lewat fitur baru Twitter itu, pengguna nantinya akan diingatkan saat penjual meluncurkan produk barunya tersebut.

“Ini secara langsung terinspirasi oleh percakapan yang ramai tentang peluncuran produk di layanan kami. Mulai dari konsol game baru dan tas tangan baru hingga sneaker edisi terbatas terbaru,” kata Justin Hoang, staf manajer produk di Twitter, dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, untuk cara penggunaannya terbilang mudah di mana saat sebuah merek tertentu mencuitkan peluncuran produk baru mereka, maka pengguna Twitter hanya butuh mengetuk tombol ‘Ingatkan saya’ pada tweet tersebut.

Sedangkan pembeli akan menerima pemberitahuan aplikasi 15 menit sebelum barang mulai dijual dan pemberitahuan kedua saat barang dijual.

“Saat Anda mengklik Tweet penjual, Anda akan membuka Halaman Detail Produk, sebuah ruang layar penuh tempat Anda dapat melihat semua informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan pembelian,” bunyi pernyataan resmi Twitter dikutip Social Media Today.

“Termasuk harga, gambar, deskripsi produk, dan tagar yang dapat diklik yang akan menunjukkan kepada Anda apa yang dikatakan pembeli lain di Twitter tentang produk tersebut,” lanjut pernyataan tadi.

BACA JUGA :   Simak! Alasan Doja Cat Tiba-tiba Ingin Pensiun Bermusik

Tidak hanya itu, pengguna juga dapat melakukan pembelian dari notifikasi yang sama. Caranya dengan mengetuk Product Drop untuk memandu pengguna ke tombol ‘Belanja di situs web’ di mana mereka bisa menjadi pembeli pertama item yang ditayangkan.

Meski demikian, fitur baru Twitter tersebut baru tersedia untuk pengguna Apple di Amerika Serikat saja. Itu dikarenakan kesepakatan Twitter untuk diakuisisi oleh miliarder Elon Musk masih belum pasti.

CEO Tesla dalam pengajuan pada hari Senin mengancam akan meninggalkan kesepakatan jika dia tidak menerima akses ke data bot yang dimintanya sejak awal Mei lalu.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan