Usai Jalani Rehabilitasi Selama 6 Bulan, Ardhito Pramono Minta Izin Untuk Berkarya Lagi

ABOUTSEMARANG – Usai menjalani rehabilitasi selama enam bulan, musisi Ardhito Pramono kembali menyapa para penggemar melalui postingan foto di akun Instagram miliknya. Sebelumnya Ardhito Pramono terjerat kasus penyalahgunaan narkoba pada 12 Januari lalu.

Dalam unggahan terbarunya itu, Ardhito meminta izin untuk berkarya lagi. Penyanyi 27 tahun itu jugameminta maaf dan mengaku telah menerima konsekuensi dari perbuatan buruk yang telah ia lakukan.

“Halo teman-teman, izinkan saya untuk kembali. Maafkan kesalahan saya yang lalu. Mungkin sebagian banyak dari teman teman kecewa, melihat berita yang ada di awal tahun 2022 ini,” kata Ardhito lewat akun Instagramnya, Kamis (9/6).

“Namun, saya sendiri sudah menjalani konsekuensi dari hal buruk yang saya lakukan,” lanjutnya.

Ardhito menjalani masa 6 bulan rehabilitasi sejak 22 Januari 2022 lalu di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta Timur yang merupakan hasil rekomendasi dari Tim Asesmen Terpadu dari Badan Narkotika Nasional DKI Jakarta.

Di akhir unggahannya, Ardhito Pramono meminta maaf jika tindakannya telah mengecewakan banyak pihak. Selain itu, ia minta izin untuk kembali berkarya.

“Sekali lagi, saya meminta maaf yang sebesar besarnya jika saya mengecewakan teman teman. Izinkan-lah saya kembali berkarya, kembali berjalan untuk menghibur teman teman semua,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ardhito Pramono ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja. Ia dijerat Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana empat tahun penjara.

Dalam pemeriksaan, Ardhito mengaku mengenal ganja sejak tahun 2011. Ia mengaku sempat berhenti, tapi kembali mengonsumsi ganja pada 2020 hingga akhirnya tertangkap.

BACA JUGA :   Petugas Lapas Kedungpane Temukan Bola Tenis, Isinya Ternyata Sabu-sabu dan Pil Koplo

Pelantun lagu berjudul “Bitterlove” ini juga mengaku dirinya mengonsumsi ganja untuk memberikan rasa tenang dan agar fokus dalam bekerja.

Dalam prosesnya, Polres Metro Jakarta Barat menyetop proses penyelidikan dan penyidikan kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat musisi Ardhito Pramono.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengklaim penghentian kasus narkoba Ardhito ini sesuai dengan hasil rekomendasi dari Tim Asesmen Terpadu di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta yang menyatakan bahwa Ardhito masuk dalam kategori pengguna.

Meskipun demikian, kata Ady, Ardhito Pramono tetap menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur, selama 6 bulan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Ardhito Pramono (@ardhitopramono)

(atn)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan